BCA Digital Belum Punya Rencana IPO, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Armand Wahyudi Hartono menegaskan, hingga saat ini PT Bank Digital BCA (blu by BCA Digital) belum ada rencana lebih lanjut untuk melepas saham melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).
"Nggak ada kebutuhan, modal cukup. Belum ada kebutuhan lah, kalau memang ada kebutuhan, kalau gitu-gitu kan sampai nanti saatnya memang tepat ya tepat, kalau nggak ya nggak dipaksakan," ujar Armand saat menghadiri malam anugerah The Best Investortrust Companies 2024 yang digelar oleh portal data dan berita ekonomi independen, Investortrust.id di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Lebih lanjut, saat disinggung apakah ada kemungkinan tahun ini untuk IPO, Armand menegaskan belum ada rencana terkait hal tersebut.
Baca Juga
Sebagai informasi, pada tahun 2023, blu by BCA Digital berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 46,04 miliar.
Dalam keterangan resmi yang diterima, pertumbuhan anak usaha BCA tersebut Digital di tahun 2023 juga meliputi pertumbuhan nasabah sebesar 53,4% atau yang kini mencapai lebih dari 1,7 juta nasabah.
Blu by BCA Digital juga mencatatkan pertumbuhan jumlah frekuensi transaksi sebanyak 73,7 juta kali (year to date/ytd), dan nilai transaksi sebesar Rp 181,9 triliun yang mengalami pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemudian, blu by BCA Digital juga mencatatkan pertumbuhan transaksi transfer sebesar 215% (YoY), pembayaran menggunakan QRIS yang tumbuh lebih dari 367% (YoY). Selain itu transaksi top-up e-money juga mengalami pertumbuhan 282% (YoY).

