6 Emiten Raih Penghargaan “The Best Six Investortrust Companies 2024”
JAKARTA, investortrust.id - Berderet tantangan skala global membuat perjalanan bisnis pada tahun 2023 tidaklah mudah. Mulai dari potensi perlambatan ekonomi, peningkatan tensi geopolitik, risiko inflasi, suku bunga tinggi, hingga perubahan iklim.
Hanya pelaku bisnis yang punya kejelian dalam mengatur strategi dan inovasi yang mampu mempertahankan pertumbuhan kinerjanya. Mereka bahkan bisa tetap ekspansif di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global. Kesimpulan tadi tergambar dari proses pemeringkatan emiten, Best Investortrust Companies 2024 yang digelar oleh Investortrust.id, portal data dan berita ekonomi independen.
Dari proses panjang penilaian yang dilakukan Tim Juri “The Best Investortrust Companies 2024”,terpilih enam emiten terbaik dari sebanyak 921 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia per akhir Maret 2024.
Enam emiten yang memperoleh predikat “The Best Six Investortrust Companies 2024” tersebut yaitu; PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), dan PT Hasnur International Shipping Tbk (HAIS).
Panggung kehormatan dan pemberian penghargaan kepada 6 emiten peraih “The Best Six Investortrust Companies 2024” dan 22 emiten terbaik berdasarkan sektor, berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (16/5/2024) malam.
Baca Juga
Chief Executive Officer Investortrust, Primus Dorimulu, mengatakan, “The Best Investortrust Companies 2024”,merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan Investortrust terhadap emiten-emiten yang mampu menunjukkan performa kinerja keuangan yang solid di tengah beratnya tantangan ekonomi dan bisnis di tahun 2023.
Selain itu pemeringkatan emiten ini diharapkan dapat menjadi acuan atau referensi bagi pelaku pasar dalam berinvestasi di pasar modal. Baik saat berinvestasi di pasar saham, obligasi maupun instrumen investasi lain yang diterbitkan oleh emiten.
‘’Kami berharap emiten yang berhasil meraih penghargaan dapat terus meningkatkan kinerjanya di masa datang, sedangkan emiten yang belum berhasil mendapat juara termotivasi untuk menghasilkan kinerja terbaik di masa datang agar bisa memberikan manfaat besar bagi para shareholder maupun stakeholder-nya,’’ urai Primus.
Adapun enam emiten peraih penghargaan “The Best Investortrust Companies 2024”,dibagi dalam tiga kategori, berdasarkan nilai kapitalisasi pasar. Kategorisasi ini bertujuan untuk memberikan ruang kompetisi yang fair.
Kategori tersebut yaitu, pemenang dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 15 triliun (big cap) diraih oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
Sedangkan pemenang kategori kapitalisasi pasar Rp 5 triliun hingga Rp 25 triliun (middle cap) menjadi milik PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), sedangkan PT Hasnur International Shipping Tbk (HAIS) merupakan juara untuk emiten berkapitalisasi pasar di bawah Rp 5 triliun (small cap).
Ketua Tim Juri “The Best Investortrust Companies 2024”, Prof Roy Sembel yang merupakan Guru Besar Besar IPMI Business School menjelaskan, 6 emiten yang terpilih sebagai pemenang “The Best Six Investortrust Companies 2024”, telah melalui seleksi ketat dan panjang.
Di mulai dengan melakukan seleksi awal yang menggunakan 8 kriteria, setelah lolos mereka masuk ke tahap penilaian kinerja fundamental dan teknikal dengan menggunakan 8 indikator penilaian. Kemudian pada tahap ketiga dilakukan polling atau penyebaran angket emiten yang masuk sebagai nominasi pemenang, hingga babak final, dilakukan wawancara langsung para calon juara dengan dewan juri.
‘’Pada babak final Dewan Juri melakukan wawancara langsung dengan manajemen 10 emiten yang masuk sebagai nominator. Namun kami hanya memilih 6 emiten terbaik sebagai pemenang “The Best Six Investortrust Companies 2024” ujar Roy Sembel.
Dikatakan Roy, pada tahap wawancara dewan juri meminta penjelasan lebih dalam terkait berbagai strategi dan langkah perusahaan dalam mendorong pertumbuhan kinerja, terutama di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global.
“Kami juga menggali strategi Perseroan untuk mengoptimalkan peluang di bawah kebijakan pemerintahan baru hasil Pemilu 2024, di antaranya kebijakan pemerintah dalam memperkuat hilirisasi dan transformasi ekonomi,” urai Roy Sembel.
Baca Juga
Spindo Menangi The Best Sectors InvestorTrust Companies 2024
Pendalaman materi tersebut sesuai dengan tema acara “The Best Investortrust Companies 2024”, yaitu “Reaping Strategic Opportunity to Optimize Value Under New Administration.” Tidak kalah penting, Dewan Juri menurut Roy juga concern pada upaya, serta hasil yang telah dicapai Perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip Environment, Social & Government (ESG).
Pertanyaan-pertanyaan mendalam dan kritis yang dilayangkan juri saat wawancara penjurian di babak final menggambarkan kepakaran para anggota Tim Juri di bidang masing-masing.
Sebagai catatan, tahun ini “The Best Investortrust Companies 2024”,melibatkan 7 juri yang merupakan para pakar dan praktisi di bidang keuangan, investasi dan pasar modal, yaitu: Prof Roy Sembel sebagai Ketua Dewan Juri, Primus Dorimulu selaku CEO Investortrust.id sebagai
Sekretaris Dewan Juri, sedangkan anggota juri masing-masing terdiri dari, Prof Sidharta Utama yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Kemudian, Kepala Ekonom PT Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat, Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Lily Widjaja, Chairman dan Chief Executive Partner RSM Indonesia Amir Abadi Jusuf, serta Pengamat Pasar Modal Suheri.
Penjurian Panjang dan Ketat
Penjurian final dalam bentuk wawancara merupakan tahapan penting bagi dewan juri dalam menentukan emiten terbaik. Karena itu juri memberikan bobot penilaian 25% untuk tahapan wawancara yang berlangsung pada 29 April 2024 hingga 3 Mei 2024.
Namun tahapan penilaian lain juga sangat menentukan, salah satunya hasil polling dengan melibatkan pelaku pasar seperti analis, manajer investasi, hingga investor institusi dan individu untuk turut memberikan penilaian dari masing-masing nominator. “Penilaian pelaku pasar juga cukup penting agar dalam penentuan pemenang makin objektif dan diterima pelaku pasar,” urai Roy Sembel.
Tahapan penyebaran angket kepada pelaku pasar ini dilakukan selama dua pekan, sejak pertengahan April 2024 hingga awal Mei 2024. Hasil polling ini diberi bobot 25%. Sementara bobot paling tinggi diberikan untuk penilaian kinerja fundamental dan teknikal emiten dengan porsi 50%.
Sebelum tahapan wawancara dan penyebaran angket, proses penilaian “The Best Investortrust Companies 2024”,dimulai sejak akhir Maret 2024, diawali dengan menghimpun dan meng-input laporan keuangan audited tahun buku 2023 yang dipublikasikan emiten. Pekerjaan ini dilakukan oleh Tim Riset Investortrust.id.
Baca Juga
Manajemen XL Axiata (EXCL) Angkat Bicara soal Rencana Merger dengan Smartfren (FREN)
Setelah data terkumpul, Tim Juri melakukan rapat perdana untuk menentukan tema pemeringkatan, seleksi awal dan kriteria pemeringkatan.
Untuk seleksi awal, Dewan Juri menetapkan 8 kriteria, yaitu: (1). Laporan keuangan 2023 tepat waktu (selambatnya 31 Maret 2024), (2). Emiten yang tercatat di BEI sebelum tahun 2023. (3). Tidak memperoleh opini disclaimer dari akuntan publik, (4). Tidak menderita rugi operasional dan rugi bersih tahun 2023, (5). Memiliki ekuitas tak kurang dari Rp 250 miliar.
Kemudian, (6). Tergolong saham aktif. Transaksi per hari selama periode 1 April 2023 hingga 31Maret 2024 tak kurang dari 80%. Tidak boleh ada hari tanpa transaksi selama sepuluh pekan, kecuali saham yang disuspen. Kesepuluh pekan itu tak perlu berturut-turut. Kalau dalam satu pekan tak ada satu pun transaksi, maka emiten yang bersangkutan langsung masuk hitungan sepekan tanpa transaksi. Lalu, (7). Memiliki ekuitas positif 2 tahun terakhir, dan (8). Menggunakan tahun buku Desember.
Sebagai catatan, hanya emiten-emiten yang memenuhi 8 kriteria tersebut yang berhak masuk dalam tahap perhitungan pemeringkatan. Adapun proses pemeringkatan Dewan Juri menggunakan 8 kriteria kuantitatif yaitu:
1. Return 1 tahun: Hasil yang diperoleh pemegang saham selama setahun dari capital gain dan dividend yield.
2. Volatilitas return: diukur dengan standar deviasi return mingguan.
3. Likuiditas saham: Likuiditas saham yang dimaksud adalah perbandingan volume transaksi dikaitkan dengan frekuensi transaksi dan jumlah hari perdagangan di bursa.
4. Pertumbuhan penjualan 3 tahun: Pertumbuhan penjualan rata-rata tahunan selama 3 tahun terakhir (dalam persen).
5. Pertumbuhan Laba operasi 3 tahun: Pertumbuhan laba operasi rata-rata tahunan selama 3 tahun terakhir.
6. Net operating margin: Perbandingan laba usaha dengan penjualan bersih yang diperoleh.
7. Asset turn over (ATO): Perbandingan antara penjualan bersih dengan aset. Aset yang digunakan adalah rata-rata aset tahun 2022-2023.
8. Return on equity (ROE): Perbandingan antara laba bersih dengan ekuitas. Ekuitas yang digunakan rata-rata ekuitas tahun 2022-2023.
22 Emiten Juara Sektor
Selain memberikan penghargaan kepada 6 emiten peraih The Best Six Investortrust Companies 2024, Investortrust juga memberikan panggung kepada emiten yang berkinerja terbaik pada masing-masing sektor.
Sebanyak 22 emiten berhasil mendapat penghargaan juara sektor dari 11 sektor yang ada di Bursa Efek Indonesia. Adapun 22 juara sektor tersebut terdiri dari: SAMF PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) untuk Sektor Bahan Baku, PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) dan PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) untuk Sektor Barang Konsumsi Non Primer, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) untuk Barang Konsumsi Primer.
Selanjutnya, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Elnusa Tbk (ELSA) di Sektor Energi, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dan PT Indosat Tbk (ISAT) Sektor Infrastruktur, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dan PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) untuk Sektor Kesehatan.
Kemudian, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) untuk Keuangan. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) juara Sektor Perindustrian, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) pada Sektor Properti dan Real Estate,
Lalu, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) dan PT Indointernet Tbk (EDGE) di Sektor Teknologi, serta PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) dan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) untuk juara Sektor Transportasi & Logistik.
Special Awards
Pada ajang pemeringkatan emiten kali ini, Investortrust juga memberikan penghargaan khusus atau special awards kepada sejumlah emiten, diantaranya untuk kategori Best Asset Turn Over diraih oleh PT WIR Asia Tbk (WIRG), Best Return on Equity untuk PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), Best Operating Income Growth milik PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP), Best Sales Growth untuk PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA), Best Return untuk PT Cardig Aero Services Tbk (CASS), Best Liquidity milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan Best Net Operating Margin untuk PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS).

