Tiga Sekuritas Ini Rekomendasi ‘Buy’ Saham BSI (RBIS), Berikut Hitung-hitungannya
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas kembali menegaskan rekomendasi beli saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dengan target harga Rp 2.700. Rekomendasi mempertimbangkan optimisme manajemen terhadap penurunan biaya dana (CoF) pada kuartal II dan III tahun 2024.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Victor Stefano mengatakan, penurunan harga beberapa hari terakhir menjadi titik masuk pada saham BRIS, seiring dengan profil kinerja cenderung bertumbuh sejalan dengan peluang penurunan CoF.
Baca Juga
Fundamental Tangguh, Saham BSI (BRIS) Layak Dihargai Premium
“Kami kembali menegaskan rekomendasi beli saham BRIS dengan target harga Rp 2.700. Target mempertimbangkan tingkat pertumbuhan laba perseroan lebih unggul, dibandingkan dengan perusahaan sejenis,” tulisnya.
BRIS juga menunjukkan potensi kualitas aset tetap baik, meskipun industri perbankan sedang menghadapi volatilitas. NPL perseroan masih berada di level 2,01% pada kuartal I-2024 atau berada di level paling rendah sejak merger dan pembiayaan berutmbuh kuat.
BRI Danareksa Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih BRIS menjadi Rp 6,58 triliun tahun ini, dibandingkan tahun lalu Rp 5,70 triliun. Sedangkan lab per saham diharapkan naik dari Rp 123,6 menjadi Rp 142,8 per saham.
Baca Juga
Pandangan optimistis terhadap saham BRIS juga datang dari Mandiri Sekuritas. Dalam riset harannya, BRIS disebut memiliki modal yang kuat untuk menghasilkan tingkat pertumbuhan laba bersih dua digit tahun 2024-2026.
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan penilaian premium terhadap saham BRIS dengan rekomendasi dipertahankan beli dan target harga Rp 3.050.
Begitu juga dengan Sinarmas Sekuritas dalam riset sebelumnya menyebutkan bahwa BRIS mengawali tahun 2024 dengan kinerja tangguh setelah melaporkan lompatan laba bersih sebanyak 17,1% menjadi Rp 1,7 triliun pada kuartal I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu.
Baca Juga
Ditopang Kenaikan Pembiayaan, Laba BSI Melonjak 17% Tembus Rp 1,71 Triliun
Berbagai faktor tersebut mendorong Sinarmas Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi add saham BRIS dengan target harga Rp 3.130 untuk 12 bulan ke depan. Sedangkan target harga dalam tiga bulan ke depan Rp 2.910.
Sinarmas Sekuritas optimistis terhadap pertumbuhan laba bersih BRIS menjadi Rp 6,58 triliun tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 5,70 triliun. Sedangkan pendapatan diharapkan naik dari Rp 23,15 triliun menjadi Rp 25,90 triliun.
Grafik Saham BRIS

