BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasi Trading Buy Tiga Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melemah pada perdagangan perdana tahun 2024, Selasa (2/1/2024). Peluang pelemahan tersebut didasarkan hasil analisa teknikal.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG akhir pekan lalu ditutup membentuk pola bearish engulfing setelah berhasil mencapai target penguatan level 7.300. Hal ini mengisyaratkan indeks rawan terkoreksi dalam jangka pendek.
Baca Juga
BEI Pamer Kinerja 2023: IHSG Menguat 6,62% dan IPO Terbanyak ke-6 Dunia
Meski berpeluang melemah, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan trading buy tiga saham berikut, yaitu saahm HEAL, saham AKRA, dan saham MIKA. Sedangkan saham MTEL, BRPT, dan ARTO direkomendasikan jual secara teknikal hari ini.
IHSG sepajang tahun 2023 melesat sebanyak 422,18 poin (6,16%) menjadi 7.272.79. Penguatan tersebut didukung kenaikan saham sektor infrastruktur dengan penguatan hampir 80,75%, disusul saham sektor material dasar 7,51%, dan saham sektor keuangan menguat sebanyak 3,07%.
Baca Juga
Memasuki 2024, Simak Prospek Keuangan dan Saham 4 Emiten Batubara Ini
BEI juga mencatatkan lima saham dengan penopang terbesar terhadap penguatan indeks, yaitu saham PT Barito Renewbles Energy Tbk (BREN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).
BEI juga mencatatkan empat saham emiten konglomerasi Prajogo Pangestu masuk dalam daftar 10 saham penyumbang terbesar terhadap kenaikan IHSG sepanjang 2023.

