Potensi Pasar IT Tumbuh, Prospek Saham Metrodata (MTDL) kian Menjanjikan
JAKARTA, investortrust.id – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mulai pulih usai pemilihan umum yang ditunjukkan pertumbuhan kinerja keuangan sampai Maret 2024. Berlanjutnya pertumbuhan juga didukung kian membesarnya potensi pasar industry teknologi informasi di Indonesia disertai dengan penambahan produk yang dipasarkan.
Berdasarkan data laporan kinerja keuangan MTDL terungkap bahwa laba bersih perseroan meningkat dari Rp 199 miliar menjadi Rp 203 miliar hingga kuartal I-2024. Sedangkan pendapatan meningkat dari Rp 4,50 triliun menjadi Rp 5,06 triliun.
Baca Juga
Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Rp 25 Triliun pada 2024
“Kami memperkirakan pertumbuhan kinerja keuangan MTDL terus berlanjut dengan perkiraan laba bersih mencapai Rp 766 miliar tahun ini atau bertumbuh 18% dari realisasi tahun 2023,” tulis analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, pekan ini.
Estimasi Kinerja Keuangan MTDL
Sumber: Sucor Sekuritas
Ekspektasi berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan didukung atas pulihnya segmen Solusi dan konsultasi, termasuk segmen bisnis komersial setelah berakhirnya pemilihan presiden. Pertumbuhan juga didukung peluang peningkatan permintaan konsumen, seiring siklus pergantian perangkat.
Berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan perseroan juga ditunjukkan dengan berlanjutnya kolaborasi perseroan dengan produsen IT besar dunia. Misalnya, MTDL telah menjalin kemitraan dengan menandatangani MoU dengan FPT Information System (FPT IS) guna menjalin kemajuan solusi digital mutakhir di Indonesia.
Baca Juga
Metrodata (MTDL) Gandeng FPT IS Vietnam, Garap Digital Transformation Berbasis AI
Kolaborasi ini akan difokuskan pada pemanfaatan teknologi cloud computing, biga data, dan artificial intelegence (AI) guna menciptakan inovasi di berbagai sektor. Pasca penadantanganan MoU, perseroan akan memasarkan produk-produk FPT IS di Indonesia, seperti FPT Cloud, FPTB akaBot, FPT AI, dan layanan konsultasi lainnya.
Selain itu, MTDL bersama FPT IS disebut tengah menggelar diskusi untuk pembentukan perusahaan patungan di Indonesia dengan tujuan pengembangan perangkat lunak. Sejumlah kerja sama ini berpotensi menciptakan sumber pertumbuhan baru kinerja keuangan MTDL ke depan.
Selain kerja sama, Sucor Sekuritas menyebutkan, MTDL berpotensi diuntungkan atas rencana Microsoft berinvestasi senilai US$ 1,7 miliar di Indonesia guna penguatan infrastruktur cloud dan AI, termasuk pendirian pusat data local.
Baca Juga
“Investasi ini menjanjikan pertumbuhan Microsoft Azure Clound di Indonesia, dimana MTDL tercatat sebagai perusahaan yang menjualan layanan Azura di Indonesia dalam USD. Namun dengan pengembangan pusat data local, Azura dalam bentuk IDR berpotensi dijual di Indonesia,” terangnya.
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MTDL dengan target harga Rp 840, dibandingkan penutupan harga terakhir pekan lalu Rp 565. Bahkan, Sucor Sekuritas tetap memberikan pandangan positif terhadap saham MTDL didukung kemampuannya untuk menangkap peluang pasar yang tengah bertumbuh.
Grafik Saham MTDL

