IHSG Bisa Melemah, BRI Danareksa Jagokan INCO dan TINS
JAKARATA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/5/2024), diperkirakan bergerak lanjutkan penurunan setelah terkoreksi kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa belum ada perubahan signifikan atas IHSG setelah sebelumnya tertahan di MA60 level 7.255. Secara trend, IHSG masih bergerak bearish.
Baca Juga
Wall Street Mayoritas Menguat, Dow Jones Catat Reli Terpanjang sejak Desember
Meski demikian, beberapa saham tetap menarik untuk dicermati seperti INCO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.750-5.000 dan TINS dipertahankan beli dengan target harga Rp 985-1.095. Sedangakn saham AKRA dan INDF direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 12,28 poin (0,17%) menjadi 7.123,61. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 714,39 miliar.
Baca Juga
Ekonomi RI Belum Capai Target, Indef: Sinyal Bahaya Ketergantungan terhadap Global
Berlanjutnya aksi jual asing tersebut menjadikan total net sell saham dalam lima hari transaksi bulan ini telah mencapai Rp 5,34 triliun. Penyumbang utama BBRI Rp 2,38 triliun, BMRI Rp 1,91 triliun, dan TLKM Rp 474,32 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup bervariasi dengan penguatan tipis melanda Dow Jones 0,082% dan S&P500 sebanyak 0,13%. Adapun indeks Nasdaq turun sekitar 0,10%.
Pergerakan IHSG Ytd

