IHSG Cenderung Lanjutkan Penguatan, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan ANTM, NISP, dan TINS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/2/2024), diprediksi bergerak lanjutkan penguatan dengan target menuju resisten 7.400.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan secara teknikal, IHSG membentuk pattern falling wedge dan menyimpan potensi penguatan ke area resisten. Meski demikian pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan, apabila indeks di bawah support 7.100.
Baca Juga
Akhirnya Saham PIK2 (PANI) Tembus Rp 5.300, Lihat lagi Target Harga Ini
Sedangkan tiga saham yang layak dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yaitu saham ANTM direkomendasikan beli dengan target pergerakan Rp 1.500-1.555, saham NISP direkomendasi beli dengan target pergerakan Rp 1.320-1.375.
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan beli saham TINS dengan target pergerakan Rp 580-595. Adapun saham BMTR direkomendasikan jual dengan peluang penurunan ke level Rp 236.
Baca Juga
BRI (BBRI) Sentuh ATH dan Market Cap Tembus Rp 913 Triliun, Dirut Ungkap Ini
Kemarin, IHSG ditutup melesat 62,52 poin (0,86%) menjadi 7.297,67. Lompatan tersebut dinilai sebagai ekspektasi investor terhadap pemilu Indonesia berjalan damai dan lancar pada 14 Februari mendatang.
Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,06 triliun. Aksi beli melanda saham bank papan atas yang juga berdampak terhadap lompatan harga hingga capai level tertinggi baru sepanjang masa.
Bursa saham Wall Street ditutup bervariasi dengan penguatan melanda Dow Jones mencapai 0,33%. Sebaliknya indeks Nasdaq ditutup melemah 0,30% dan indeks S&P500 melemah tipis 0,09%.

