Saham Ladangbaja (LABA) Melesat 104% hingga Masuk UMA, Aksi Ini Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) dalam daftar emiten yang bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA), menyusul lompatan harga dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data perdagangan BEI, saham LABA telah melesat melesat dari level Rp 50 pada 29 April 2024 menjadi Rp 102 pada penutupan perdagangan kemarin atau terjadi lonjakan sebanyak 104%.
Baca Juga
Pengendali Umumkan Lepas 79,1% Kepemilikan, Saham Ladangbaja (LABA) Langsung ARA
Bahkan, dalam dua hari terakhir saham LABA mencatatkan lompatan harga hingga ditutup auto reject atas (ARA). Lompatan harga tersebut dipicu rencana pemegang saham utama akan melepas seluruh sahamnya kepada investor baru.
PT Adyatama Global Investama (AGI) dan PT Alfa Omega Investindo (AOI) selaku pengendali saham Ladangbaja (LABA) sebelumnya mengumumkan rencana penjualan seluruh sahamnya yang akan berdampak terhadap perubahan pengendali emiten baja tersebut.
Pergerakan Saham LABA dalam 5 Hari
Kedua pemegang saham telah mendandatangani perjanjian jual dan beli saham LABA dengan pembeli PT NEV Stored Energy (NSE) dan PT Longping Investasi Indonesia (LII) pada Kamis (2/5/2024).
“Berdasarkan perjanjian jual beli saham beryasrat disebutkan akan dilakukan penjualan sebnyak 800 juta saham LABA ata setara dengan 79,1% kepada para pembeli,” tulis manajemen LABA.
Baca Juga
Penjualan dilakukan terhadap atas 47,46% saham LABA yang dimiliki AGI dan 31,64% saham LABA yang dimiliki AOI. Saham tersebut nantinya sebanyak 560 juta saham dibeli NSE dan 240 juta saham LABA dibeli LII.
“Penyelesaian transaksi pengambilalihan tersebut akan dilakukan setelah mendapatkan perseroan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham perseroan,” tulisnya.

