IHSG Sesi I Rebound Usai Pengumuman Pertumbuhan Ekonomi, Saham LABA dan LPKR Melesat
JAKARATA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (6/5/2024), ditutup menguat 16,18 poin (0,23%) menjadi 7.150,90. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.102,68-7.178,77.
Kenaikan indeks kian pesat menjelang penutupan sesi I hari ini, apalagi setelah Badan Pusat Statistis (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebanyak 5,11% pada kuartal I-2024. Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga mencapai Rp 5.288,3 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 senilai Rp 3.112,9 triliun. Industri pengolahan menjadi pendorong pertumbuhan darı sisi lapangan usaha.
Baca Juga
Ekonomi Indonesia Triwulan I Tumbuh 5,11% YoY, Apa Pendorongnya?
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor properti 2,32%, sektor teknologi 1,67%, sektor material dasar sebesar 1,08%, sektor consumer non primer 1,08%, dan sektor keuangan 0,26%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry sebanyak 1,50% dan sektor kesehatan 0,24%.
Di tengah penguatan indeks, saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) kembali torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 26 (34,21%) menjadi Rp 102. Kenaikan pesat juga melanda saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) Rp 17 (26,15%) menjadi Rp 82.
Pergerakan IHSG Sesi I
Saham dengan penguatan pesat lainnya dibukukan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik Rp 10 (11,49%) menjadi Rp 97, PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik Rp 12 (11,43%) menjadi Rp 117, dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp 40 (10,70%) menjadi Rp 414.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), dan PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Sepatu Bata Tbk (BATA).
Baca Juga
Kinerja Sesuai Estimasi, Simak Prospek Saham Indofood CBP (ICBP)
Sepanjang pekan lalu, IHSG torehkan penguatan sebanyak 1,40% dari 7.036,07 menjadi 7.134,72. Adapun pada penutupan akhir pekan menguat 0,21% setelah sehari sebelumnya dilanda aksi jual besar-besaran.
Kenaikan indeks pekan lalu didukung penguatan sebanyak 339 saham. Sisanya sebanyak 352 saham mencatatkan penurunan dan sebanyak 246 saham tidak mengalami perubahan harga. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,13 triliun.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melesat pada perdagangan hari terakhir pekan lalu dengan kenaikan Dow Jones mencapai 1,18%. Lompatan tertinggi melanda indeks Nasdaq sebanyak 1,99% dan S&P500 menguat 1,26%.
