Hasil RUPSLB: Gunung Raja Paksi (GGRP) Kantongi Restu Divestasi Anak Usaha
CIKARANG BARAT, investortrust.id – Pemegang saham PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) menyetujui rencana Perseroan untuk melepas (divestasi) sebanyak 9.699.984 lembar saham anak usahanya yakni, PT Nusantara Baja Profil (NBP).
Keputusan divestasi saham NBP disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (3/5/2024). RUPSLB dihadiri oleh jajaran Direksi dan Komisaris Perseroan serta para pemegang saham yang mewakili 95,22% dari total saham dengan hak suara.
RUPSLB dipimpin oleh Budi Raharjo Legowo sebagai Presiden Komisaris GGRP. Budi didampingi oleh Fedaus selaku Presiden Direktur dan Roymond selalu Direktur Keuangan GGRP.
Baca Juga
Gunung Raja Paksi (GGRP) akan Lepas Saham Anak Usaha US$ 319,26 Juta, Ternyata Ini Tujuannya
”Rapat tersebut bertujuan untuk membahas dan memutuskan beberapa agenda strategis yang akan menentukan arah kebijakan Perseroan di masa datang,” urai Budi Raharjo Legowo dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Sabtu (4/5/2024).
Lebih lanjut disampaikan, sebanyak 9,69 juta lembar saham NBP akan dijual kepada tiga investor strategis, yakni Yamato Kogyo, Co. Ltd., Siam Yamato Steel Co. Ltd., dan PT Hanwa Indonesia. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengembangkan lebih lanjut kapasitas dan jangkauan bisnis NBP.
“Keputusan ini merupakan langkah penting dalam strategi jangka panjang kami untuk meningkatkan kapabilitas dari Perseroan, baik di pasar domestik maupun regional. Kami berterima kasih atas dukungan kuat dari semua pemegang saham dan berkomitmen untuk terus mengembangkan Perseroan serta meningkatkan nilai tambah yang kami miliki bagi para pemegang saham”, ujar Budi Raharjo.
Sementara itu, Direktur Keuangan GGRP Roymond menambahkan, penjualan saham NBP tidak hanya akan memperkuat struktur keuangan Perseroan, tetapi juga memperluas jaringan bisnis Perseroan melalui kolaborasi yang erat dengan investor strategis.
”Kami yakin bahwa kerja sama ini akan membuka lebih banyak peluang dan menciptakan sinergi yang menguntungkan, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan dan inovasi Perseroan di industri baja tanah air,” urai Roymond.
Baca Juga
Gunung Raja Paksi (GGRP) Ekspor Baja ke Kanada, Kemenperin Beri Apresiasi
Rapat berlangsung dengan lancar dan semua agenda telah disetujui oleh seluruh pemegang saham tanpa ada pemegang saham yang menolak. Ini menandakan babak baru bagi PT Gunung Raja Paksi Tbk dalam menjalankan strategi bisnisnya yang dinamis dan berkelanjutan.
Sejak awal tahun 2020, Perseroan telah memulai perjalanan transformasi untuk menjadi perusahaan baja yang kuat dan berdaya saing tinggi. Berbagai kebijakan stategis telah berhasil diterapkan khususnya dalam transformasi manajemen dan digital, penerapan strategi ESG, termasuk strategi transisi energi untuk mencapai dekarbonisasi. Keberhasilan Perseroan dalam menjalankan transformasinya tersebut telah menarik minat dari investor-investor strategis untuk bekerjasama dan berinvestasi di Perseroan.

