Waspada Penurunan IHSG Berlanjut, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan DRMA dan SILO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/5/2024), berpotensi lanjutkan penurunan dengan area pergerakan 7.014.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa pelemahan indeks kemarin terjadi setelah menguji resisten terdekat MA 7.255. Pelemahan tersebut sesuai dengan ekspetkasi.
Baca Juga
Medco Energi (MEDC) Buyback Surat Utang Anak Usaha US$ 150 Juta
Meski cenderung bergerak melemah, BRI Danareksa Sekuritas tetap merekomendasikan beli dua saham ini DRMA dan SILO. Saham DRAM ditargetkan bergerak dalam rentang Rp 955-995 dan SILO dengan target pergerakan Rp 2.590-2.740.
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 116,78 poin (1,61%) menjadi 7.117,42. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,59 triliun. Net sell terbesar melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 1,24 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 946,70 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 202,90 miliar.
Baca Juga
Kendalikan Dua Emiten Terbesar di BEI, Saham Barito Pacific (BRPT) malah Anjlok, Ada Apa?
Meski indeks kemarin melemah, tiga saham dengan kapitalisasi pasar besar ini, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) justru melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan paling tinggi melanda indeks Nasdaq sebanyak 1,51%, indeks S&P500 menguat 0,91%, dan indeks Dow Jones melesat 0,85%.

