Rebound IHSG Berpotensi Tertahan, Cermati Empat Saham Ini
JAKARTA, investotrust.id – Rebound lanjutkan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/5/2024), diperkirakan tertahan pada area resisten setelah terjadi laonjakan dalam dua hari perdagangan terakhir.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa secara teknikal indeks mulai menguji area resisten terdeka MA 60 di 7.257, sehingga terbuka peluang penguatan tertahan ke depan. Sedangkan level yang perlu diwaspadai 7.014.
Baca Juga
Net Sell per April Rp 14,62 Triliun, Sebaliknya Saham Emiten Prajogo Diborong Asing
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan empat saham pada perdagangan hari ini dengan rekomendasi beli, yaitu saham ASSA dengan target harga Rp 825-875 dan saham HRTA dengan target harga Rp 430-460.
Perusahaan sekuritas negara ini juga merekomendasikan beli dua saham berikut, yaitu saham WIFI dengan target harga Rp 156-166 dan saham PNLF dengan target harga Rp 304-316.
Pada perdagangan Selasa (30/4/2024), IHSG ditutup menguat sebanyak 78,42 poin (1,10%) menjadi 7.234,20. Pemodal asing juga mencatatkan aksi pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 728,29 miliar.
Baca Juga
Yield Obligasi AS Merosot Terimbas Kebijakan ‘Quantitative Tightening’ The Fed
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 311,61 milair, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 228,64 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 90,66 miliar. Sisanya net buy terbanyak melanda dua saham emiten Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Paicific Tbk (TPIA) Rp 56,62 miliar dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 56,24 miliar.
Sebaliknya bursa saham Wall Street semalam ditutup bervariasi dengan kenaikan melanda Dow Jones sebanyak 0,23%. Sebaliknya penuruan dalam melanda indeks S&P500 sebanyak 0,34% dan Nasdaq mencapai 0,33%.

