Net Buy Rp 728,29 Miliar, Saham Emiten Prajogo Disukai Asing dan BBRI Kembali Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan aksi pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 728,29 miliar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/4/2024), sebanyak 78,42 poin (1,10%) menjadi 7.234,20.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 311,61 milair, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 228,64 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 90,66 miliar. Sisanya net buy terbanyak melanda dua saham emiten Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Paicific Tbk (TPIA) Rp 56,62 miliar dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 56,24 miliar.
Baca Juga
Barito Renewables (BREN): Raih Tahta Market Cap Terbesar hingga Jadikan Prajogo kian Kaya
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) saham lagi-lagi melanda PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 163,47 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 56,88 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 31,35 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 25,48 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 15,16 miliar.
Saham BBRI tetap menjadi saham yang paling banyak dijual investor asing sepanjang April 2024 dengan nilai net sell mencapai Rp 8,77 triliun dan disusul TLKM sebanyak Rp 2,91 triliun. Sedangkan BBRI berhasil ditutup melesat Rp 170 (3,56%) menjadi Rp 4.940, bahkan BBRI sempat menyentuh level Rp 5.050.
Sedangkan beberapa saham dengan torehan lompatan harga hari ini, yaitu saham PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 72 (23,84%) menjadi Rp 374.
Baca Juga
Rasionalisasi Aset Buahkan Hasil, Laba Bersih BWPT Melesat 364%
Penguatan juga melanda saham PT Berlina Tbk (BRNA) Rp 150 (20%) menjadi Rp 900, PT Hillcon Tbk (HILL) menguat Rp 300 (14,85%) menjadi Rp 2.320, dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) naik Rp 68 (14,72%) menjadi Rp 530.
Sebaliknya lima sahm dengan torehan penurunan paling dalam hari ini adalah saham PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT Selaras Citra Nusanatara Perkasa Tbk (SCNP).
Pergerakan IHSG Ytd

