Asing Borong Saham GOTO Jelang Rilis Keuangan, Apa Pemicunya?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendadak diborong asing pada perdagangan terakhir pekan lalu. Aksi ini didukung jelang rilis kinerja keuangan dengan perkiraan pencapaian lebih baik, dibandingkan estimasi semula.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/3/2024), pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham GOTO senilai Rp 55 miliar. Saham GOTO menempatu urutan kedua yang diborong pemodal asing setelah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net buy Rp 211,41 miliar.
Tak hanya diborong asing, volume transaksi saham GOTO mulai naik menjadi 11,3 miliar dan melonjak empat kali dari volume perdagangan hari sebelumnya sebanyak 2,7 miliar. Nilai transaksi perdagangan saham GOTO bahkan tembus Rp 800 miliar sehari dan melesat empat kali dari hari sebelumnya Rp 187 miliar.
Baca Juga
Peningkatan volume transaksi dan aksi borong saham oleh investor asing tersebut juga mendorong harga saham GOTO menguat 1,43% ke level Rp 71. Bahkan, GOTO berhasil menjadi indeks mover leader untuk IHSG.
“Asing ambil posisi karena momentumnya mendekati rilis kinerja keuangan full-year 2023. GOTO juga menargetkan untuk mencapai adjusted EBITDA positif di kuartal IV-2023. Ini artinya asing mulai melirik saham GOTO karena ada peluang kinerja yang baik di penghujung tahun” terang analis Kanaka Hita Solvera Raditya Krisna di Jakarta, pekan lalu.
Lebih lanjut, dia mengatakan, selama ini tekanan harga saham GOTO serta aksi jual asing terutama dalam 3 bulan terakhir membuat posisi GOTO berada di level jenuh jual (oversold), sehingga secara valuasi mulai atraktif untuk dikoleksi.
Baca Juga
Ikut Beli Saham GOTO, Mantan Dirut Bursa Ini Percaya Prospek GOTO
“Posisi kepemilikan saham GOTO oleh asing sudah bisa dikatakan underowned dan sekarang dengan adanya katalis positif jelang rilis laporan keuangan, mereka kembali lagi ke GOTO karena valuasi juga sudah murah” tambahnya.
Pelaku pasar kini menanti capaian target profitabilitas GOTO. Manajemen perseroan sebelumnya menargetkan GOTO dapat mencapai adjusted EBITDA positif dalam kuartal IV-2023 sebagaimana disampaikan dalam pemaparan kinerja semester I-2023.
Dalam pengumumannya GOTO akan menyampaikan laporan keuangan auditan untuk tahun 2023 pada Selasa (19 Maret 2024). Pada paparan publik insidentil sebelumnya, manajemen GOTO memberikan kisi kisi antara lain pencapaian Adjusted EBITDA positif, potensi revenue dari platform Shop Tokopedia pada kinerja mendatang dan efiesiensi biaya di segala lini

