Tumbuh 21%, GTV GoTo Financial Tembus Rp 111 Triliun di Kuartal I-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) melaporkan pertumbuhan nilai transaksi bruto atau Gross Transaction Value (GTV) GoTo Financial sebesar 21% secara year on year (yoy), menjadi Rp 111 triliun per kuartal I-2024
Adapun GTV inti tercatat tumbuh sebesar 40% menjadi Rp 48,4 triliun pada kuartal I-2024.
Kemudian, pendapatan bruto segmen Financial Technology tumbuh 57% secara tahunan pada kuartal I-2024 mencapai Rp 666 miliar. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pada bisnis pembayaran dan pinjaman konsumen.
“Perseroan terus meningkatkan investasinya pada bisnis Financial Technology dan mempercepat integrasi produk-produk Financial Technology dengan TikTok dan Tokopedia,” tulis manajemen GoTo melalui keterangan resmi, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Lebih lanjt disampaikan, segmen Financial Technology berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA yang disesuaikan positif pada akhir tahun 2025, bergantung pada kondisi makroekonomi yang stabil.
Selanjutnya, dari sisi beban kas rutin tetap turun 18% secara tahunan pada kuartal I-2024. Beban ini diproyeksikan akan berfluktuasi seiring investasi yang dilakukan Perseroan lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan.
Rugi EBITDA yang disesuaikan untuk segmen Financial Technology berkurang 52% secara tahunan mencapai minus Rp248 miliar (-0,2%) dari GTV segmen.
Tingkat pemberian pinjaman dari bisnis pinjaman konsumen GoTo, yang mencakup produk buy now pay later (BNPL) dan pinjaman tunai, tumbuh 43% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (QoQ) dan lebih dari tiga kali lipat secara tahunan mencapai Rp 2,7 triliun pada kuartal I-2024.
Baca Juga
Astra International (ASII) Catat Laba Bersih Rp 7,46 Triliun di Kuartal I-2024
Manajemen GoTo mengungkapkan, pertumbuhan tersebut diiringi dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) yang sama dibandingkan kuartal sebelumnya.
Selain itu, Bank Jago menyalurkan sekitar 75% pinjaman yang dibukukan oleh GoTo pada kuartal I-2024 atau melesat dari 70% pada kuartal sebelumnya. Kedua Perseroan terus berkolaborasi untuk meningkatkan skala penghimpunan pinjaman (loan origination) sepanjang tahun 2024.
Integrasi dengan TikTok terus mengalami kemajuan yang baik, setelah penyesuaian yang dilakukan GoTo terhadap produk BNPL pada bulan Januari 2024 menghasilkan tingkat penetrasi lebih tinggi di platform Tokopedia.
GoTo mencatatkan pertumbuhan yang baik pada bulan Maret 2024, dengan tingkat pemberian pinjaman tumbuh mendekati 60% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Perseroan juga bermitra dengan TikTok untuk memudahkan pengguna menghubungkan akun GoPay mereka dengan Tiktok Shop dan Tokopedia, yang telah selesai pada pertengahan Maret 2024.
Kedua pihak juga tengah bersama-sama mengembangkan produk BNPL dengan tujuan meluncurkan produk tersebut di Tittok Shop dan Tokopedia dalam beberapa bulan ke depan. Diketahui aplikasi GoPay telah diunduh lebih dari 20 juta kali per akhir Maret 2024. (CR-5)

