Terbesar dalam Lima Tahun! AKR (AKRA) Bagikan Dividen Rp 2,46 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menetapkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp 2,46 triliun. Angka tersebut setara dengan rasio dividen 88,74% dari perolehan total laba bersih tahun lalu Rp 2,78 triliun. Pembagian dividen tersebut sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) AKRA yang digelar di Jakarta, Senin (29/4/2024).
“RUPST tersebut menyetujui total dividen tahun buku 2023 senilai Rp 125 per saham. Dividen tersebut sudah memperhitungkan dividen interim yang dibayarkan pada 16 Agustus 2023 senilai Rp 50 per saham dan dividen interim Rp 25 per saham yang telah dibayarkan pada 15 November 2023, sehingga sisa dividen yang akan dibagikan Rp 50 per saham pada 27 Mei 2024,” tulis manajemen perseroan dalam penjelasan resminya usai RUPST.
Baca Juga
Pendapatan Berpotensi Tumbuh 10%, Begini Prospek Saham AKR Corporindo (AKRA) 2024
AKRA mencatatkan total dividen tahun 2023 merupakan yang terbesar dibagikan perseroan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Rasio dividen tersebut juga tercatat yang terbesar dalam lima tahun terakhir. Sedangkan dividen tahun buku 2023 tersebut merefleksikan yield sebesar Rp 7,8%.
Terkait kinerja keuangan perseroan hingga kuartal I-2024, laba bersih mencapai Rp 595 miliar dengan pendapatan konsolidasi senilai Rp 9,81 triliun. Sedangkan EBITDA mencapai Rp 832 miliar dan posisi kas dan setara kas mencapai Rp 6,64 triliun.
Presiden Direktur AKRA Haryanto Adikoesoemo mengatakan, AKR terus menjaga pertumbuhan laba selama tahun 2024, segmen perdagangan & distribusi diperkirakan tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan BBM dan bahan kimia di segmen pertambangan pada 2024.
Baca Juga
Lagi-lagi! Arthakencana Borong Jutaan Saham AKR Coporindo (AKRA)
“Investasi pada terminal tangki, kapal dan logistik akan mendorong kemampuang AKR dalam melayani lebih banyak pelanggan secara efisien. Perusahaan terus memberikan perhatian dalam pengelolaan pergerakan nilai tukar mata uang asing dan juga Pass-through harga BBM,” terangnya.
Pertumbuhan kinjer keuangan perseroan, terang dia, juga akan didukung penjualan lahan industri di KEK JIIPE Gresik. Selama kuartal I-2024, perseroan berhasil menjual lahan industrisenilai Rp 317 miliar. “Kami tetap yakin akan mampu mencapai pertumbuhan laba neto sesuai guidance sebesar 12- 15% di tahun 2024,” terangnya.
Pergerakan Harga Saham AKRA Ytd

