AKR Corpodindo (AKRA) Bagikan Dividen Interim, Nilainya Segini
JAKARTA, Investortrust.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) akan membagikan dividen interim senilai Rp 493,42 miliar. Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 15 November 2023.
Sekretaris Perusahaan AKR Corporindo (AKRA) Suresh Vembu mengatakan, pembagian dividen interim tersebut telah mendapatkan persetujuan dewan komisaris perseroan pada 23 Oktober 2023. “Sesuai dengan keputusan direksi dan telah disetujui dewan komisaris, perseroan menetapkan pembagian dividen Rp 493,42 miliar,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga
Gara-gara Harga Minyak, Target Harga Saham AKR Corporindo (AKRA) Dipangkas
Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 25 per saham. Sedangkancum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi ditetapkan pada 2 November 2023 dan pembayaran dividen ditetapkan pada 15 November 2023.
Perseroan menambahankan AKR Corporindo mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 1,71 triliun hingga kuartal III-2023. Sedangkan saldo laha ditahan yang tak dibatasi penggunaannya masih mencapai Rp 8,81 triliun.
Sebelumnya, pengendali Haryanto Adikoesoemo dan Soegiarto Adikoesoemo terpantau kembali menambahk kepemilikan saham di perusahaan yang dikendalikan dan dipimpinnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Seogiarto Adikoesoemo yang juga bertindak sebagai pemegang saham pengendali dan komisaris perseroan membeli sebanyak 241 ribu saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.460 per saham. Aksi tersebut dilaksanakan pada 13 Oktober 2023.
Baca Juga
Dengan pembelian tersebut, total saham AKRA yang dimiliki Seogiarto kini bertambah dari 100,363 juta saham menjadi 100,604 juta saham atau menjadi 0,501%. “Tujuan transaksi untuk investasi dan status kepemilikan langsung,” tulis keterbukann informasinya.
Aksi serupa juga dilakukan Haryanto Adikoesoemo, direktur dan pengendali AKR Corporindo, membeli sebanyak 301.200 saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.442,49 pada 12 Oktober 2023. Pembelian tersebut menjadikan total sahamnya bertambah dari 192,379 juta menjadi 192,680 juta saham AKRA.

