Asing Lanjut Net Sell, Tiga Saham Emiten Prajogo Ini Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 96,72 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/1/2024), menguat 52 poin (0,65%) menjadi 7.252,97.
Net sell terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Astra Interantional Tbk (ASII) Rp 85,01 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 76,35 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 74,24 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 70,08 miliar, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 51,93 miliar.
Baca Juga
Hanya 5 Bulan, Dian Swastatika (DSSA) Cuan dari Saham Buy Back Rp 13,25 Triliun
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 155,38 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 81,50 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 62,92 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 45,52 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 42,20 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan beberapa sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,78%, sektor kesehatan naik 1,56%, sektor infrastruktur naik 0,97%, sektor consumer primer 0,27%, dan sektor properti 0,01%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi 0,79%, sektor consumer non primer 0,32%, sektor industry 0,10%, dan sektor teknologi 0,09%.
Baca Juga
Laba Emiten Tumbuh 8%, Manulife Aset Manajemen Ramal IHSG Bisa Tembus 7.800
Di tengah kenaikan IHSG, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 850 (24,93%) menjadi Rp 4.260. Penguatan juga melanda saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) sebanyak Rp 140 (22,58%) menjadi Rp 760.
Penguatan juga melanda saham PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) naik Rp 365 (21,79%) menjadi Rp 2.040, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) naik Rp 54 (16,88%) menjadi Rp 374, dan PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) naik Rp 17 (15,89%) menjadi Rp 124.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali auto reject bawah (ARB) untuk ketiga kalinya, PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC), PT MNK Sky Vision tbk (MSKY), dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY).

