Penjualan Naik Tipis, Garudafood (GOOD) Cetak Lonjakan Laba 36,50%
JAKARTA, investotrust.id – PT Garudafood Putra Putri Tbk (GOOD) membukukan kenaikan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 36,50% menjadi Rp 580,41 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 425,62 miliar.
Kenaikan tersebut menjadikan laba per saham perseroan meningkat menjadi Rp 15,78, dibandingkan tahun 2022 senilai Rp 11,64 per saham.
Baca Juga
Garudafood (GOOD) Ambil Alih Saham Greatwall (GCL) di Suntory Garuda Beverage (SGB)
Rilis laporan kinerja keuangan GOOD di Jakarta, Jumat (1/3/2024) mengungkap bahwa kenaikan laba tersebut didukung penurunan pesat beban pokok penjualan dari Rp 7,85 triliun menjadi Rp 7,67 triliun. Padahal, pendapatan perseroan hanya tumbuh tipis dari Rp 10,51 triliun menjadi Rp 10,54 triliun.
Penurunan pesat beban pokok tersebut menjadikan laba bruto tumbuh dari Rp 2,65 triliun menjadi Rp 3,87 triliun. Sedangkan laba sebelum pajak penghasilan naik dari Rp 674,25 miliar menjadi Rp 783,01 miliar. Laba tahun berjalan naik dari Rp 521,71 miliar menjadi Rp 601,46 miliar.
Baca Juga
Inflasi Tahunan Beras Tembus Dua Digit, Pemerintah Yakin Turun di Maret 2024
Tahun lalu, GOOD berhasil mencatatkan kenaikan total aset dari Rp 7,32 triliun menjadi Rp 7,42 triliun. Sebaliknya liabilitas perseroan turun dari Rp 3,97 triliun menjadi Rp 3,51 triliun.

