BNI AM: Strategi Investasi di Tengah Tren Penurunan Suku Bunga Ada di Aset Pendapatan Tetap
JAKARTA, Investortrust.id - Potensi penurunan suku bunga semakin besar terjadi di tahun 2024, menyusul mulai efektifnya kebijakan pengetatan moneter di pasar global untuk menahan laju inflasi. Strategi investasi ke depan di tengah tren penurunan suku bunga ada pada kelas aset pendapatan tetap.
“Tren suku bunga global saat ini masih tinggi dengan Fed rate sudah mengalami kenaikan sebesar 525bps sejak level terendahnya di tahun 2021 sebesar 0.25%. Namun potensi akan turunnya suku bunga semakin besar di tahun 2024 akibat mulai efektifnya kebijakan pengetatan moneter di pasar global untuk menahan laju inflasi,” kata Putut Endro Andanawarih, Direktur Investasi BNI AM.
Sementara itu untuk pasar Indonesia, gejolak pasar finansial global dengan kenaikan suku bunga global dan penguatan Dollar Index, juga sangat mempengaruhi pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS, yang sempat mengalami pelemahan level Rp 15.900 per dolar AS.
Baca Juga
Per September 2023, Reksa Dana Pendapatan Tetap Penyumbang Terbesar NAB
“Walaupun kemudian kembali menguat dan bergerak stabil pada kisaran Rp 15.500 per dolar AS” kata Putut dalam pernyataannya yang diterima Jumat (8/12/2023).
Berikutnya Putut menyampaikan, dengan adanya potensi penurunan suku bunga di 2024, maka strategi investasi ke depan ada pada kelas aset pendapatan tetap yang masih dapat diuntungkan dengan diikutinya penurunan imbal hasil obligasi. Kondisi tersebut mendorong potensi mendapatkan apresiasi harga.
“Secara historis, kelas aset saham berkolerasi terbalik dengan pergerakan suku bunga. Dengan kata lain, kelas aset saham menjadi menarik untuk diperhatikan dan menjadi opsi diversifikasi untuk investor dengan profil risiko tinggi.” demikian kata Putut.
Proyeksi tersebut disampaikan oleh Putut pada ajang Year End Dinner & Market Outlook 2024 bertajuk "Strategi Investasi 2024” yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 7 Desember 2023.
Untuk menggelar event tersebut, BNI Asset Management menggandeng Bursa Efek Indonesia, dan membagikan tips “Strategi Investasi 2024” kepada para investment specialist dan pemasar senior (Senior Relationship Manager) yang menjadi pengelola nasabah prioritas Bank BNI atau yang dikenal dengan Nasabah BNI Emerald.
Pada sambutannya, Donny Susatio Adjie selaku Plt Direktur Utama BNI Asset Management menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen BNI AM untuk memberikan update dan insight mengenai kondisi pasar keuangan dan investasi, serta strategi investasi sebagai guidance bagi pemasar BNI untuk memberikan solusi investasi kepada para nasabahnya.

