IHSG Bisa Menguat, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan BRPT, DOID, dan UNTR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/4/2024), berpotensi menguji resisten 7.282 dalam jangka pendek setelah ditutup menguat perdagangan kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa pemodal disarankan untuk tetap mewaspadai penurunan IHSG lebih lanjut, apabila turun ke bawa 7.099. Secara teknikal, indeks masih dalam trend sideways.
Baca Juga
Geopolitik Memanas, Minyak Mentah AS Melonjak ke Level Tertinggi dalam 6 Bulan
Sedangkan saham yang layak dicermati pada perdagangan hari ini dengan rekomendasi beli, yaitu saham BRPT, DOID, dan UNTR. Saham BRPT ditargetkan menuju Rp 1.040-1.080, saham DOID menuju Rp 448-480, dan UNTR menuju Rp 25.550-26.350. Adapun saham ADMR direkomendasikan jual dengan target harga Rp 1.165.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat 31,92 poin (0,44%) menjadi 7.236,98, meski pada sesi I melemah dalam. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham jumbo senilai Rp 1,76 triliun.
Baca Juga
Saham Wall Street Berguguran, Dow Jones Anjlok Hampir 400 poin
Net sell terbanyak masih disumbangkan saham bank papan atas, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 907,79 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 673,34 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 322,24 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 260,57 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 210,31 miliar.
Bursa Wall Street semalam ditutup melemah dengan penurunan dalam melanda Dow Jones mencapai 1%. Penurunan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,72% dan Nasdaq melemah hingga 0,95%.

