Samuel Sekuritas: Pasar Saham Rawan Profit Taking
JAKARTA, investortrust.id – Pelaku pasar diimbau mengantisipasi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, (21/12/2023).
Prediksi pelemahan pasar disebabkan munculnya sentimen negatif dari bursa-bursa regional dan global. Pagi ini bursa saham Nikkei dibuka melemah 1,19% dan Kospi melemah 0,61%.
“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini akibat sentimen negatif dari bursa global dan regional,” ulas Tim Riset PT Samuel Sekuritas, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga
Wall Street Dilanda Aksi Ambil Untung, Dow Jones Anjlok 470 Poin
Sementara itu bursa saham Amerika Serikat (AS) dilanda aksi profit taking pada perdagangan, Rabu (20/12/2023) atau dini hari WIB.
Dow Jones ditutup koreksi 1,27%, S&P anjlok 1,47% dan Nasdaq turun 1,50%. “Penurunan terjadi akibat take profit yang dilakukan investor setelah reli panjang sembilan hari berturut-turut,” demikian Samuel Sekuritas.
Baca Juga
Wall Street Dilanda Profit Taking, Cek Rekomendasi Saham BRIS, CTRA, DOID, dan TOWR
Penurunan pasar saham AS sejalan dengan Yield UST 10Y turun 80 bps (-2.03%) ke level 3,85%, sementara USD Index naik 0,27% ke level 102.40. Pada perdagangan pasar komoditas ditutup mixed: minyak 1,06% ke level USD 74,22/bbl, nikel 0,71% ke level USD 16.810 dan CPO 0,56% ke level MYR 3.777. Sedangkan emas turun 0,29% ke level USD 2.048/ toz dan batu bara anjlok 1,43% ke level USD 138,25/ton.
Adapun saham-saham pilihan dengan target price masing-masing versi Samuel Sekuritas berdasarkan analisis fundamental diantaranya: BBCA 10.500, ICBP 13.000, MAPI 2.100, INKP 13.500, EXCL 2.700, ASII 7.600, PWON 520, PTPP 870, INTP 12.625 serta PGAS 1.800.

