Melesat 70%, Transaksi Saham Apexindo (APEX) Disuspensi
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) mulai sesi I Kamis (14/9/2023). Suspensi dipicu atas lonjakan harga sahamnya dalam beberapa pekan terkahir.
Baca Juga
Berdasarkan data BEI, harga saham APEX telah melesat sebanyak 69,94% atau hampir 70% dalam sebulan terakhir. Kenaikan dari level Rp 173 menjadi Rp 294. Penguatan harga tersebut sejalan dengan kenaikan harga saham yang berhubungan dengan sektor migas.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham APEX, BEI memandang perlu untuk menghentikan sementara perdagangan saham APEX mulai perdagangan 14 September 2023. Penghentian dalam rangka cooling down,” terang PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Zakky Ghufron dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A.
Baca Juga
Medco (MEDC) Raih Uang Muka Transaksi Minyak Mentah US$ 100 Juta, Sahamnya Makin Cuan
Terkait kinerja keuangan, Apexindo mencatatkan penurunan pendapatan dari US$ 46,73 juta menjadi US$ 33,13 juta. Penurunan tersebut memicu penurunan laba komprehensif periode berjalan dari US$ 2,07 juta menjadi US$ 1,38 juta.
Sedangkan berdasarkan data registrasi saham, PT Aserra Capital bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 68,25% saham Apexindo. Pemegang lainnya Standard Chartered 7,8% dan Eka Dharmajanto sebanyak 1,01%. Sisanya investor publik mencapai 31,48%.

