IHSG Dilanda Protif Taking, Namun Saham BBSS, ALII, dan UNTD Tetap Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/2/2024), ditutup terkoreksi 38,84 poin (0,53%) menjadi 7.296,70. IHSG bergerak dalam rentang 7.277,54-7.339,76 dengan nilai transaksi Rp 8,29 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,49%, Sektor konsumer primer 1,39%, sektor industry 0,89%, sektor keuangan 0,64%, sektor infrastruktur 0,69%, dan sektor kesehatan 0,64%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 0,61% dan sektor energi 0,43%.
Baca Juga
Rancang Lepas Saham Treasury, Saham PTPP Langsung Ditutup Anjlok
Meski IHSG terkoreksi, kelima saham berikut justru torehkan lompatan harga, yaitu PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) naik Rp 22 (28,21%) menjadi Rp 100, PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) menguat Rp 93 (22,57%) menjadi Rp 505, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) naik Rp 36 (21,43%) menjadi Rp 204.
Penguatan juga melanda saham emiten Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), naik Rp 1.275 (19,25%) menjadi Rp 7.900. Saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 12 (10,91%) menjadi Rp 122.
Sebaliknya penurunan melanda beberapa saham ini, yaitu saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP).
Baca Juga
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik sebanyak 32,26 poin (0,44%) menjadi 7.335,54. Investor asing kembali melanjutkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,64 triliun dengan saham-saham bank papan atas tetap menjadi pilihan teratas.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah kemarin, yaitu Dow Jones melemah 0,37%, indeks S&P500 melemah 0,48%, dan indeks Nasdaq terjungkal 0,82%.

