WSBP Catat Pertumbuhan Kontrak Eksternal 19%
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatat pertumbuhan kontrak eksternal sebesar 19% sepanjang tahun 2023.
Presiden Direktur PT Waskita Beton Precast Tbk FX Poerbayu Ratsunu membeberkan, total kontrak baru yang diraih Perseroan mencapai Rp 1,74 triliun di tahun 2023. dari jumlah itu porsi kontrak eksternal (di luar Grup Waskita Karya) mencapai 81%
“Pencapaian ini merupakan hal yang baik perusahaan untuk mendapat kepercayaan mengerjakan proyek lainnya,” urainya dalam diskusi dengan sejumlah analis pasar modal belum lama ini.
Lebih lanjut, perolehan kontrak baru berdasarkan klasifikasi pekerjaan tetap didominasi oleh pekerjaan precast yaitu sebesar 53%, disusul oleh readymix sebesar 43% dan jasa konstruksi sebesar 4%.
Baca Juga
Laba Emiten Tumbuh 8%, Manulife Aset Manajemen Ramal IHSG Bisa Tembus 7.800
“WSBP terus mengakselerasi perolehan kontrak baru dari semua lini bisnis agar tetap berkelanjutan,” kata Poerbayu.
Adapun beberapa proyek yang diperoleh antara lain Proyek Tol Serang-Panimbang, Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome – Manggarai, dan Proyek Pembangunan Jalan di dalam KIPP di Kawasan IKN.
Adapun perolehan proyek kontrak internal yaitu Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan Paket 3, Proyek Pembangunan Gedung Sekretariat Presiden & Bangunan Pendukung pada Kawasan Istana, dan Proyek Kantor Kementerian Koordinator 4 IKN.
Baca Juga
Nanobank Syariah Targetkan 50 Ribu Nasabah Baru di Tahun Ini
Dikatakan, saat ini perluasan pangsa pasar menjadi salah satu prioritas WSBP. “Kami menjaga kecukupan likuiditas perusahaan untuk modal kerja dan penyelesaian kewajiban kepada kreditur,” ungkapnya.
Lebih lanjut Manajemen juga menyampaikan kilas target kinerja WSBP pada 2024 mendatang dengan target nilai kontrak baru yang tumbuh 15%-20%.
Dikatakan Poerbayu, target tadi diimbangi dengan program kerja strategis WSBP dengan melakukan optimalisasi aset perusahaan, pengembangan inovasi produk baru sesuai dengan kebutuhan pasar, serta menjalankan transformasi bisnis yang ditunjukan dari perbaikan manajemen operasional dan arus kas.
Selain itu komitmen kuat WSBP untuk menyelesaikan seluruh kewajiban sesuai dengan ketentuan Perjanjian Perdamaian yang telah berkekuatan hukum tetap.
‘’WSBP juga senantiasa memastikan seluruh program All New Transformation terealisasi sesuai dengan target pemulihan kinerja paska restrukturisasi,’’ pungkasnya.

