WSBP Optimistis Catat Kontrak Baru Rp 2 Triliun 2023, Ini Target Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membidik pertumbuhan kontrak baru sebesar 20% hingga 25% tahun 2024.
Target pendapatan juga diharapkan tumbuh sebesar 25% hingga 35%. Sementara rata-rata margin laba kotor diharapkan mencapai sebesar 15%-16%, sedangkan posisi EBITDA ditargetkan bisa positif pada tahun 2024.
President Director PT Waskita Beton Precast Tbk, FX Purbayu Ratsunu mengatakan, dukungan optimalisasi quarry akan menjadi kunci dalam mendukung efisiensi biaya produksi dan menjaga profitabilitas yang berkelanjutan.
Baca Juga
WSBP Buka Suara Terkait Temuan BPK, Minta Pendampingan Jaksa Pengacara Negara
“Dalam langkah diversifikasi bisnis yang inovatif, WSBP akan mengoptimalkan penggunaan quarry untuk mendukung produksi demi memenuhi permintaan pelanggan. WSBP juga menambah lini bisnis dari sewa alat dengan pencapaian revenue sebesar 16 miliar yang berhasil dicapai dari Januari hingga September 2023,” ujar Purbayu dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (12/12/2023).
Terkait nilai kontrak tahun 2023, WSBP optimistis dapat mencapai target sebesar Rp 2 triliun hingga Rp 2,1 triliun.
Sementara hingga periode September, WSBP mengklaim perolehan kontrak baru yang berasal dari pihak Grup Waskita Karya (WSKT) telah mencapai 60%-70% dari total kontrak. Sehingga secara tahunan porsi kontrak non WSKT tumbuh sekitar 170%-220% hingga September 2023.
Baca Juga
WSBP Suplai Precast dan Readymix Tol Bayung Lencir-Tampino Rp 224 Miliar
WSBP juga mengumumkan bahwa lebih dari 50% perolehan pendapatan pada 2023 diperoleh dari pasar non WSKT dengan tetap memperhatikan kesehatan keuangan pelanggan. WSBP juga menekankan kedisiplinan dalam pembayaran termin tepat waktu (AR Days optimal).
Disebutkan Purbayu, segmen yang menyumbang revenue paling besar yaitu Readymix. Produk readymix menjadi top product WSBP terutama dikarenakan menyuplai kebutuhan di IKN Nusantara. Produksi readymix didukung dengan adanya 3 Batcing Plant yang dimiliki WSBP di area sekitar IKN Nusantara.
Adapun beberapa proyek strategis di area IKN Nusantara adalah Pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung, Kawasan Istana Kepresidenan RI, Pembangunan Kemenko 3-4, dan Pembangunan Jalan Kerja/Logistik IKN (KIPP) Paket Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4.

