Resmi Melantai, Saham Ecocare (HYGN) Terbang 16,55%
JAKARTA, investortrust.id – PT EcoCare Indo Pasifik (HYGN) resmi menjadi emiten ke-17 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2024. Pencatatan saham perdana (listing) HYGN digelar hari ini, Selasa (13/02/2024).
Saham HYGN dicacatkan pada harga Rp 145 per saham dan sesaat setelah listing saham ini langsung menguat 16,55% ke level 169. Sebanyak 632 ribu lembar saham ditransaksikan dengan nilai sebesar Rp 12,1 miliar.
Sebelum listing, Perseroan telah melaksanakan initial public offering (IPO) dengan menerbitkan dan menawarkan sebanyak 525 juta lembar saham. Jumlah saham yang diterbitkan tersebut mewakili 20,79% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan Pasca IPO.
Adapun harga nominal saham Perseroan Rp 20 per saham. Perseroan berhasil meraup dana segar dari pasar sebesar Rp 76,12 miliar dari IPO tersebut.
Baca Juga
IPO EcoCare Indo Pasifik (HYGN) Patok Harga Rp 145 per Saham
Group Chief Executive Officer PT Ecocare Indo Pasifik, Wincent Yunanda, mengatakan, perusahaan berencana untuk menggunakan dana ini untuk berbagai tujuan, termasuk pendirian cabang baru secara nasional, adopsi digital dan peningkatan pendukung digital, akuisisi inventaris aset baru, pengembangan rangkaian unit higienitas premium dan khas, dan lainnya.
“Inisiatif ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi Perusahaan tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan dan kesadaran kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” urai Wincent dalam keterangannya, Selasa (13/02/2024).
Saat ini, Perseroan mengklaim memiliki lebih dari 10.000 pelanggan yang tersebar di 20 kota di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan, rencana pertumbuhan jangka panjang HYGN melibatkan ekspansi organik, menjajaki peluang M&A, ekspansi regional, dan merambah ke lebih banyak sektor vertikal baru yang selaras dengan tren masa depan yang berkelanjutan.
Baca Juga
“Perusahaan mempunyai posisi yang strategis untuk memanfaatkan pertumbuhan kota-kota Tier 2 dan 3 di Indonesia, menyadari meningkatnya permintaan atas layanannya, seiring dengan terus meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan sanitasi,” imbuhnya.
Wincent Yunanda juga menyebut, HYGN memasuki pasar modal pada saat yang tepat, memanfaatkan industri layanan higienitas yang bertumbuh pesat di Indonesia. Sektor ini didorong oleh meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan sanitasi, ditambah dengan urbanisasi dan meningkatnya kelas menengah.
Selain itu, bisnis higienitas menumbuhkan keterikatan klien yang kuat, karena klien memprioritaskan kualitas dan keandalan layanan kami. Hal ini menghasilkan aliran pendapatan konsisten dan berulang yang dapat diandalkan dan dapat diprediksi untuk HYGN, memastikan stabilitas keuangan dan pertumbuhan di masa depan.
“Selain itu, basis klien kami yang kuat membuka pintu bagi ekspansi vertikal untuk melakukan cross-selling bisnis pengendalian hama dan layanan kebersihan kami, yang keduanya berada pada titik perubahan dalam pertumbuhan bisnis dan profitabilitasnya,” pungkasnya.

