Multipolar (MLPL) Raih Fasilitas Kredit Rp 1,1 Triliun, Untuk Apa?
JAKARTA, investorust.id – PT Multipolar Tbk (MLPL) meraih fasilitas kredit sindikasi perbankan senilai Rp 1,1 triliun. Pinjaman berjangka waktu lima tahun tersebut ditandatangani pada 14 Desember 2023.
Sekretaris Perusahaan Multipolar (MLPL) Natalie Lie mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut sindikasi perseroan dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB) dan PT Bank Permata Tbk.
Baca Juga
Saham TPIA dan CUAN Melesat ke Level Tertinggi Baru, BRPT dan BREN Kok Malah Anjlok?
“Dana tersebut akan digunakan untuk melunasinutang finansial perseroan yang dari BNI yang timbu pada 29 Maret 2023,” tulisnya dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/12/2023).
Hingga September 2023, perseroan membukukan penjualan senilai US$ 8,19 juta, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 8,18 juta. Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat dari US$ 82,32 juta menjadi US$ 143,79 juta.
Sebelumnya tiga direksi Multipolar (MLPL) ini mendapatkan saham pengalihan sebanyak 15,60 juta saham. Pengalihan saham terbanyak diterima oleh direktur Adrian Suherman. Adrian Suherman menerima sebanyak 10,42 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 86 per saham. Aksi tersebut menjadikan total kepemilikannya bertambah dari 7,10 juta saham menjadi 17,52 juta saham.
Baca Juga
Adaro Energy (ADRO) Bagikan Dividen Interim US$ 400 Juta, Simak Jadwal Ini
Direktur perseroan Yerry Goei juga menerima pengalihan seabnyak 4,13 juta saham MLPL dengan harga pelaksanaan Rp 86 per unit. Dengan demikian total kepemilikan sahamnya bertambah dari 2,88 juta saham menjadi 7,02 juta saham.
Sedangkan direktur Agus Arismunandar menerima pengalhan sebanyak 1,04 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 85 per saham. Tambahan tersebut menjadikan total kepemilikan sahamnya bertambah dari 710 ribu unit menjadi 1,75 juta unit.

