Jasa Marga (JSMR) Prediksi 44 Juta Pemudik Nataru, Jalur Darat Tetap Favorit
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 44 juta pemudik sepanjang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebanyak 143%, dibandingkan periode sama tahun lalu.
“Pemudik Jabodetabek sendiri diprediksi meningkat sebanyak 44% atau menjadi 14 juta orang. Adapun tujuan mudik terbanyak ke Jawa Timur 26%, Jawa Tengah 21%, serta Jawa Barat 15%,” kata Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, dalam RDP Komisi VI dengan BUMN Transportasi, Senin (4/12/2023).
Baca Juga
Pergerakan Masyarakat Periode Natal-Tahun Baru Diprediksi 107,63 Juta Orang
Dia memperkirakan ada dua periode pergerakan pemudik pada periode Nataru nanti, yakni saat Natal dan Tahun Baru. Hal ini akan disiapkan posko yang berlangsung pada 18 November 2023 sampai 4 Januari 2024, dengan total 18 hari.
Sedangkan puncak mudik Natal diprediksi pada 22 Desember 2023, yaitu H-3. Puncak balik Natal terjadi pada 26 Desember 2023 atau H+1, karena hari tersebut juga ada cuti bersama.
Sementara itu, puncak mudik tahun baru diperkirakan pada 29 Desember sampai 30 Desember 2023 atau H-2, dan puncak balik terjadi pada 1 Januari 2024.
“Moda darat mobil tentunya masih menjadi yang terfavorit, yaitu 33% atau 4,94 juta orang. Diprediksi secara total yang akan melintas di Jalan Trol Trans Jawa sejumlah 32%, Tol CIpularang 19%, Tol Jagorawi 15%, dan Jakarta-Merak 7%,” papar Subakti Syukur.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Ungkap Progres 5 Proyek Tol Baru, Harga Sahamnya Terus Menguat
Jasa Marga (JSMR) memprediksi volume lalu lintas ke luar Jakarta selama periode Nataru 18 hari adalah 2,8 juta kendaraan atau naik 14,25% atau 409 ribu kendaraan dari kondisi normal. Sementara jika dibandingkan Nataru 2022, kenaikannya hanya 1,8%.
“Volume lalu lintas mudik diprediksi akan terjadi pada H-3 yaitu sebesar 195.193 kendaraan di empat gerbang utama Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa, dan naiknya 19,4% dari normal,” jelas Subakti Syukur.
Lebih lanjut, Subakti menyampaikan, puncak balik Nataru diprediksi terjadi pada 1 Januari 2024 dengan volume lalu lintas sebesar 201 ribu kendaraan atau naik 47% dari normal. (CR-8)

