Laba Perusahaan Eddy Sugianto (MCOL) Kembali Anjlok, Penurunannya Segini
JAKARTA, Investortrust.id – Laba perusahaan yang dikendalikan Eddy Sugianto, PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) atau Mandiri Coal, anjlok sebanyak 30,68% menjadi US$ 177,57 juta hingga kuartal III-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 256,16 juta.
Penurunan tersebut berimbas terhadap koreksi laba per saham dasar dari US$ 0,07205 menjadi US$ 0,04994.
Baca Juga
Aksi Senyap Anggota Keluarga Sugianto Berlanjut, Kali Ini Borong Jutaan Saham MAHA
Mandiri Coal melalui publikasi laporan keuangan, Kamis (26/10/2023) menyebutkan, penurunan laba tersebut sejalan dengan pelemahan pendapatan perseroan dari US$ 746,55 juta menjadi US$ 686,70 juta. Penurunan juga dipicu peningkatan beban pokok dari US$ 369,94 juta menjadi US$ 420,41 juta, alhasil laba bruto turun dari US$ 376,60 juta menjadi US$ 266,28 juta.
Komisaris Utama MCOL Eddy Sugianto
Perseroan juga mencatatkan peningkatan beban penjualan, beban umum dan administrasi, begitu juga dengan biaya keuangan. Hal ini membuat laba periode berjalan perseroan turun dari US$ 260,13 juta menjadi US$ 182,12 juta.
Baca Juga
Sedangkan total aset perseroan berhasil dikerek naik dari US$ 734,62 juta menjadi US$ 748,49 juta. Sebaliknya total liabilitas ditekan dari US$ 167,93 juta menjadi US$ 157,11 juta.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, PT Erdika Agung Mandiri bertindak sebagai pemegegang saham pengendali dengan kepemilikan 61,2% dan PT Prima Andalan sebanyak 27,9%. Sisanya dimiliki investor public.

