JAKARTA, investortrust.id – Usai listing pada hari ini, 16 April 2024, emiten pengolahan limbah industri PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) menargetkan kenaikan pendapatan hingga 15-20% pada tahun 2024. MHKI merupakan emiten ke-22 yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Periode September masih tumbuh sekitar 13,3%. Tahun 2024 masih mengoptimalkan tumbuh 15% sampai 20% dari revenue-nya,” ucap Direktur Utama PT Multi Hanna Kreasindo Tbk Shahabuddin dalam press conference mengenai initial public offering (IPO) PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (16/4/2024).

Baca Juga

Beda Nasib Listing Perdana: Saham ATLA Sentuh ARA, MHKI Anjlok 10%

Laba Bersih Turun 
Menurut laporan keuangan perusahaan hingga September 2023, perseroan membukukan pendapatan Rp 108 miliar atau tumbuh 13,3% dibandingkan dengan periode yang sama di 2022 sebesar Rp 95,32 miliar. Sementara itu, laba bersih untuk periode yang berakhir 30 September 2023 tercatat Rp 23,25 miliar, atau lebih rendah 5,56% dibandingkan periode yang sama di 2022 senilai Rp 24,62 miliar.

"Dengan demikian, net profit margin (NPM) MHKI pada kuartal III-2023 berada dalam kategori yang tinggi. Ini sebesar 21,53%," paparnya.

Ia menjelaskan, kenaikan pendapatan itu juga didorong oleh potensi peluang yang masih besar, mengingat pertumbuhan industri di Indonesia yang masif. Menurut Shahabuddin, limbah yang dihasilkan industri di Indonesia hingga 60 juta ton. Sedangkan kontribusi yang diberikan perseroan masih sekitar 0,13%.

“Jadi pangsa pasar masih sangat besar. Kami sangat optimistis karena Indonesia akan mengalami pertumbuhan industri, jadi pasti akan ada limbah yang dihasilkan,” paparnya.

Baca Juga

Pasar Asia Anjlok Dipicu Ketegangan Iran-Israel


Sementara itu, usai pencatatan perdana saham, MHKI mengalami penurunan harga sebesar 10% ke level Rp 144, dari harga perdana Rp 160 per saham. Namun, hingga pukul 11.07 WIB Selasa ini, saham MHKI kembali naik ke 5,62% menuju level Rp 169.