Pengendali Alakasa (ALKA) Lepas 7,8% Saham, Ternyata Ini Tujuannya
JAKARTA, investortrust.id – PT Gesit Perkasa selaku pengendali PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) mengurangi sebanyak 7,8% sahamnya. Aksi ini bertujuan untuk merealisasikan keuntungan.
Corporate Secretary ALKA Fendra Hartanto mengatakan, Gesit Perkasa melepas sebanyak 39,36 juta saham ALKA dengan harga pelaksanaan Rp 500 per saham pada 21 Desember tahun lalu. Total dana yang diraup dari aksi ini mencapai Rp 19,68 miliar.
Baca Juga
“Penjualan sebanyak 7,8% saham ALKA menjadikan total saham yang dikuasai Gesit Perkasa turun menjadi 69,4%,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (3/1/2024).
Hingga September 2023, perseroan membukukan penurunan penjualan dari Rp 2,69 triliun memnjadi Rp 1,73 triliun. Begitu juga dengan laba usaha turun dari Rp 17,12 miliar menjadi Rp 9,77 miliar.
Baca Juga
Berbahayakah Utang Pemerintah Rp 8.041 Triliun? Ini Kata Kemenkeu
Meski pendapatan dan laba usaha turun, perseroan justru berhasil mencetak kenaikan laba periode berjalan dari Rp 7,73 miliar menjadi Rp 8,11 miliar. Peningkatan tersebut didukung keuntungan kurs mata uang, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi kurs.
Sementara itu, pada penupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, saham ALKA ditutup melemah Rp 2 (0,4%) menjadi Rp 494. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 482-515.

