Target Harga Saham Merdek Copper (MDKA) Dipangkas, Simak Pemicu Ini
JAKARTA, investortrust.id –Target kinerja keuangan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tahun 2023-2024 dipangkas, seiring dengan perkiraan masih berlanjutnya tantangan peningkatan produksi tembaga ke depan. Revisi turun tersebut juga dipicu atas proyeksi harga jual komoditas logam yang lemah.
RHB Sekuritas dalam riset terbarunya merevisi turun target laba bersih MDKA tahun 2024 dari semula US$ 153 juta menjadi US$ 82 juta. Begitu juga dengan perkiraan laba bersih tahun lalu diprediksi hanya US$ 22 juta, dibandingkan estimasi semula US$ 51 juta.
Baca Juga
IHSG Melesat di Awal Transaksi, Saham Pendatang Baru ALII dan MPIX Cetak ARA
“Meski demikian, kami tetap optimistis terhadap prospek keuangan perseroan akan mulai pulih memasuki semester II-2024, seiring dengan proyeksi pulihnya harga jual komoditas tambang logam,” terang tim riset RHB Sekuritas di Jakarta, kemarin.
Terkait volume produksi tembaga perseroan tahun lalu, RHB Sekuritas memperkirakan, kemungkinan turun menjadi 19 ribu ton tembaga katoda, dibandingkan tahun 2022 sekitar 22 ribut ton.
Baca Juga
Harga Tembaga Akan Melambung, Saham MDKA Diramal Paling Mengkilap
Sedangkan produksi emas perseroan diprediksi bertumbuh menjadi 140 ribu oz dengan harga jual rata-rata dalam rentang US$ 2.000 per oz. Dengan demikian menjadi penekan kinerja keuangan perseroan kemungkinan berasal dari volatilitas harga jual nikel.
Hal ini mendorong RHB Sekuritas memangkas turun target harga saham MDKA menjadi Rp 2.900, dibandingkan perkiraan semula Rp 3.200. Target harga tersebut juga mempertimbangkan peluang mulai pulihnya harga jual komoditas logam pada paruh kedua tahun ini.
Prospek Keuangan MDKA

