Replanting Kebun Sawit, Gozco Plantations (GZCO) Tarik Pinjaman Rp 450 Miliar
Jakarta, investortrust.id – Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) menarik pinjaman sebesar Rp 450 miliar dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
Pinjaman tersebut digelontorkan BSI melalui PT Suryabumi Agrolanggeng (PTAS), anak usaha GZCO dengan kepemilikan langsung sebesar 99,9% saham.
Direktur PT Gozco Plantations Tbk Yonski Tedja mengatakan, pinjaman tersebut akan dialokasikan oleh PTSA untuk modal usaha, pelunasan hutang, dan pengembangan usaha Perusahaan (replanting) atau grup usaha.
“Fasilitas pinjaman akan berdampak terhadap kegiatan operasional Perseroan khususnya replantiag, untuk mempertahankan landbank tertanam yang dimiliki Perseroan,’’ urai Yonski dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (27/12/2023).
Baca Juga
Sementara dampak terhadap kondisi keuangan Perseroan disebutkan Tedja membuat tambahan kewajiban bagi keuangan Perseroan namun masih dalam batas kemampuan PTSA untuk dapat memenuhi kewajiban pembayaran bunga dan pengembalian pokok sesuai perjanjian.
‘’Pinjaman ini juga berdampak terhadap kelangsungan usaha Perseroan, di mana akan memperkuat kelangsungan perusahaan secara keseluruhan termasuk anak usaha.
Baca Juga
Sawit Sumbermas (SSMS) Menjadi Pengendali Citra Borneo (CBUT), Kok Bisa?
Dari sisi kinerja GZCO mencatat kenaikan pendapatan per September 2023 menjadi Rp 559,81 miliar, dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 381,64 miliar.
Kenaikan pendapatan berhasil mengerek bottom line dari rugi menjadi laba per September 2023. Perusahaan yang pernah terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu ini tercatat berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 9,84 miliar per September, dibandingkan per September 2022 yang masih membukukan kerugian sebesar Rp 6,08 miliar.

