Ditargetkan Tuntas 2024, MIND ID Bakal Jadi Pengendali Vale (INCO)
JAKARTA, investortrust.id – Vale Canada Ltd dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd sepakan mendivestasi sebanyak 14% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) kepada anak usaha MIND ID, yaitu T Mineral Industri Indonesia (Persero). Transaksi ditargetkan tuntas tahun 2024.
Baca Juga
Ternyata Segini Saham Indonesia di INCO Usai Vale Limited Teken Perjanjian Divestasi
CEO Vale Februany Eddy mengatakan, penandatanganan perjanjian induk (Perjanjian)yang merupakan langkah penting dalam pemenuhan kewajiban divestasi perseroan telah dilaksanakan dan disaksikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo, dan para pejabat tinggi negara lainnya. Penandatanganan dilakukan di San Fransisco, Amerika Serikat pekan lalu.
“Usai divestasi direalisasikan, MIND ID akan menjadi pemegang saham terbesar perseroan. Pengaturan lebih rinci mengenai mekanisme transaksi akan difinalisasi dalam bentuk perjanjian definitif dan transaksi diharapkan selesai pada 2024,” tulisnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (20/11/2023).
Baca Juga
IHSG Berpotensi Naik, Secara Teknikal Hindari Saham HRUM, ASII, dan AKRA
Dia menambahkan, perjanjian ini merepresentasikan dukungan untuk kolaborasi dan penggabungan kekuatan dari tiga pemegang saham demi mencapai tujuan strategis perseroanyang selaras dengan cita-cita Indonesia untuk menyukseskan hilirisasi dengan praktik pertambangan berkelanjutan.
“Dengan penandatanganan Perjanjian ini, Vale telah melangkah sangat maju untuk menuntaskan kewajiban divestasi, yang merupakan prasyarat untuk mendapatkan perpanjangan izin dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Penerbitan IUPK akan memberikan kepastian hukum bagi operasi kami, terutama agenda investasi besar kami,” terangnya.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham bulan lalu, Vale Canada bertindak sebagai pemegang 43,79% saham INCO, disusul PT Mineral Industri 20%, Sumitomo 15,03%, dan sisanya public 20,38%.

