Top! IHSG Cetak ATH dan Investor Asing Net Buy Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 663,69 miliar pekan ini atau periode 4-8 Maret 2024, dibandingkan pekan lalu dengan penjualan bersih (net sell) hingga Rp 3,02 triliun.
Aksi net buy ini berimbas terhadap penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga mencapai level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) menjadi 7.381 atau menguat 0,96%. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level intraday tertinggi 7.416,43.
Baca Juga
Dengan capaian tersebut, pemodal asing telah mencatatkan net buy saham sebanyak Rp 18,71 triliun tahun ini. Sedangkan net buy kemarin mencapai Rp 1,23 triliun atau tertinggi pekan ini.
Didukung aksi beli massif pemodal asing, dua saham dengan kepitalisasi pasar (market cap) terbesar ini juga ikut mencetak penguatan harga tertinggi baru atau ATH, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup naik Rp 25 (1,73%) ke level ATH baru Rp 10.150 kemarin.
Dengan penguatan harga ke level ATH tersebut, saham BBCA telah menorehkan kenaikan harga dari penutupan akhir tahun lalu Rp 9.400 menjadi Rp 10.150. Torehan tersebut menunjukkan bahwa saham ini telah menguat 7,97% year to date (ytd).
Begitu juga dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua ini, membukukan ATH pada penutupan perdagangan saham di BEI, Jumat (8/3/2024).
Baca Juga
Data penutupan perdagangan saham BEI menyebutkan, saham BBRI ditutup melesat Rp 125 (2,01%) menjadi Rp 6.350. Saham bank pelat merah terbesar di Indonesia ini bergerak dalam rentang Rp 6.250-6.400 sepanjang hari ini.
Berkat lompatan harga tersebut, kapitalisasi pasar (market cap) bank ini melesat menjadi Rp 962,65 triliun. Kenaikan tersebut memperkokoh posisi BBRI sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar kedua di BEI setelah BBCA Rp 1.251,24 triliun.

