Target Saham MD Pictures (FILM) Direvisi Naik, Simak Alasan Ini
JAKARTA, Investorturst.id – Kinerja keuangan PT MD Pictures Tbk (FILM) diprediksi bertumbuh lebih pesat pada semester II, dibandingkan realisasi semester I-2023. Hal ini didukung sejumlah proyek ambisius yang rilis perseroan pada paruh kedua tahun ini.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Farras Farhan mengatakan, proyeksi lonjakan kinerja semester II tahun ini didukung rencana rilis sejumlah film, seperti Kisah Tanah Jawa, Do You See What I See, dan Danur 4.
Baca Juga
Perseroan juga tengah menggabarp beberapa film yang rencana penayangan tahun depan, seperti KKN di Desa Penari 2 dan Layangan Putus the Movie. “Kami berharap proyek-proyek ini akan menjadi katalis positif bagi FILM di masa depandan kami yakin para pelaku pasar akan bereaksi positif terhadap proyek-proyek tersebut,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Selain itu, dia mengatakan, margin keuntungan MD Pictures (FILM) dari film bioskop bisa naik besar. Hal ini terlihat dari keberhasilan perseroan sebelumnya mencatatkan margin dari film KKN di Desa Penari lebih dari 70%.
“Oleh karena itu, kami memperkirakan FILM akan membukukan laba bersih tahun ini senilai Rp 145 miliar dan EBITDA Rp 274 miliar, mencerminkan margin EBITDA sebesar 74,3%,” terangnya.
Baca Juga
Dalam 19 Bulan, Nilai Pasar Saham GOTO Menguap Rp 313 triliun
Berbagai faktor tersebut mendorong Samuel Sekuritas merevisi naik target harga saham FILM dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.800 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan laba bersih Rp 145 miliar dan pendapatan Rp 431 miliar tahun ini.
Kemarin, saham FILM mendadak melesat sebanyak Rp 550 (21,07%) menjadi Rp 3.160. Sedangkan sepanjang tahun ini, saham FILM telah menguat dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 1.910 menjadi Rp 3.160 atau telah menguat 65,44%.
