Chandra Asri (TPIA) Akan Terbitkan Obligasi Senilai Rp 1,5 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Emiten produsen petrokimia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) akan menerbitkan surat utang berupa Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Pacific Tahap IV Tahun 2024 dengan nilai Rp 1,5 triliun.
Penerbitan obligasi ini adalah bagian dari penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp8 triliun.
Obligasi ini akan diterbitkan dalam 3 seri yaitu Obligasi Seri A dengan jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp542,37 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,95% per tahun, berjangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi; Obligasi Seri B dengan jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp416,8 miliar dengan Tingkat bunga tetap sebesar 8,25% per tahun, berjangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi; serta Obligasi Seri C dengan jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp540,82 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun, berjangka waktu 7 tahun sejak tanggal emisi.
Baca Juga
Operasional Pabrik Cilegon Dihentikan, Manajemen Chandra Asri: Pabrik Lain Masih Beroperasi
Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia pada Senin (12/02/2024), dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil Obligasi ini, setelah dikurangi komisi dan pengeluaran, akan digunakan oleh Perseroan seluruhnya untuk keperluan modal kerja, seperti pembelian bahan baku produksi dan biaya operasional untuk kegiatan usaha.
Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 1 Juni 2024, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi masing-masing seri Obligasi yaitu pada tanggal 1 Maret 2027 untuk Obligasi Seri A, tanggal 1 Maret 2029 untuk Obligasi Seri B, dan tanggal 1 Maret 2031 untuk Obligasi Seri C.
Perkiraan Jadwal Penawaran Obligasi TPIA:
Perkiraan Masa Penawaran Umum: 23–27 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Penjatahan: 28 Februari 2024
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 1 Maret 2024
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”) : 1 Maret 2024
Perkiraan Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia : 4 Maret 2024

