Ungkap Detil Akuisisi 7 Perusahaan, Saham PIK2 (PANI) Terbang
JAKARTA, Invesetortrust.id – Harga saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 ditutup langsung melesat setelah merilis rincian rencana akuisisi sebanyak 7 perusahaan bernilai Rp 9,48 triliun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/9/2023), saham PANI ditutup melesat Rp 440 (13,25%) menjadi Rp 3.760. Saham perseroan bergerak dalam rentang Rp 3.270-3.810.
Baca Juga
IHSG Ditutup Berbalik Naik Tipis, Tiga Saham Ini Melesat hingga ARA
Manejemn PIK2 sebelumnya mengumumkan bahwa perseroan akan menggelar penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan target dana lebih dari Rp 9 triliun.
Dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi tujuh persahaan. Di antaranya senilai Rp 1,268 triliun digunakan untuk mengakuisisi 94,07% PT Bumindo Mekar Wibawa dan selanjutnya senilai Rp 1,25 dimanfaatkan untuk pembayaran utang kepada pihak afiliasi.
Perseroan juga mengalokasikan dana senilai Rp 4,15 triliun untuk mengakuisisi sebanyak 99,33% saham PT Cahaya Inti Sentosa (CISN). Selanjutnya dana tersebut akan digunakan pembayaran utang Rp 4,15 triliun dan sisanya sebagai modal kera.
Baca Juga
Perseroan juga mengalokasikan dana senilai Rp 1,27 triliun untuk mengambilalih sebanyak 93,06% saham PT Jaya Indah Sentosa. Dana tersebut selanjutnya digunakan untuk mencapai Rp 1,27 triliun untuk pembayaran utang.
PIK2 juga memanfaatkan dana sebanyak Rp 460,80 miliar untuk mengakuisisi PT Kemilau Karya Utama. Sebanyak Rp 388,66 miliar dari dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembayaran utang ke pihak terafiliasi. Sedangkan sisanya Rp 72,13 miliar untuk membiayai modal kerja.
Selanjutnya, PIK2 akan memanfaatkan dana senilai Rp 1,65 triliun untuk mengakuisisi sebanyak 99,15% saham PT Karunia Utama Selaras. Lalu, dana tersebut dimanfaatkan untuk membayar utang ke perusahaan teraffiliasi hingga Rp 1,65 triliun.
Baca Juga
Perseroan juga memanfaatkan dana senilai Rp 327,50 miliar akan dimanfaatkan untuk mengakuisisi sebanyak 90,91% saham PT Sumber Cipta Utama. Dana tersebut selanjutnya digunakan untuk membayarkan utang senilai Rp 228,38 miliar dan sisantya Rp 72,08 miliar untuk modal kerja.
Terakhir, perseroan mengalokasikan dana senilai Rp 340 miliar untuk mengakuisisi sebanyak 90,91% saham PT Sharindo Matratama. Kemudian dana tersebut dimanfaatkan untuk membayar utang ke pihak teraffiliasi masing-masing RP 150,99 miliar dan Rp 181,21 miliar. Sisanya Rp 7,78 miliar untuk modal kerja.

