Saham ACRO dan MANG Listing Perdana, Ada yang Langsung Sentuh ARB
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indoneia (BEI) kedatangan dua emiten baru melalui pencatatan saham perdana PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), Kamis (11/1/2024).
PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk tercatat sebagai emiten ke-6, sedangkan PT Manggung Polahraya Tbk tercatat sebagai emiten ke-7 yang mencatatkan saham perdananya di BEI tahun 2024. Masing-masing tercatat dengan kode saham ACRO dan MANG.
Sesaat setelah listing di BEI, pukul 09.00 WIB, debut kedua saham di BEI terpantau bertolak belakang, di mana saham ACRO menguat 22,22% ke level Rp 132 per saham. Saham ini diperdagangkan sebanyak 1.906 kali transaksi dengan volume 173.670 lembar senilai Rp 2,25 miliar.
Baca Juga
Hari ini, Samcro Hyosung (ACRO) dan Manggung Polahraya (MANG) Listing Perdana, Pilih Mana?
Sedangkan saham MANG tercatat menurun 10% ke level 90 atau langsung membentur auto rejection bawah (ARB).
Sebelum listing, PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk sukses menggelar initial public offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak 693.828.000 lembar saham baru atau setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan pasca IPO.
Adapun harga pelaksanaan IPO ACRO ditetapkan sebesar Rp 108, sehingga Perseroan berhasil meraup dana IPO Rp 74.93 miliar. Harga nominal saham Rp 20 per unit. Perseroan dibantu oleh PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dari aksi korporasi tersebut.
Sementara PT Manggung Polahraya Tbk tercatat dengan kode saham MANG, mencatatkan sebanyak 762,50 lembar saham dalam penawaran umum perdana saham atau IPO, mencerminkan 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan pasca IPO.
Harga saham perdana perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi dan infrastruktur ini ditetapkan Rp 100 per unit dengan harga nominal Rp 20 per saham. Sehingga Perseroan berhasil meraup dana IPO sebesar Rp 76,25 miliar.
Baca Juga
IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham MDKA, BIRD, MTEL, dan PGAS
Dalam aksi korporasi ini MANG dibantu oleh PT Panca Global Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dengan komitmen kesanggupan penuh.
Dari perolehan dana IPO, Manajemen MANG berencana menggunakan seluruhnya untuk kebutuhan modal kerja Perseroan antara lain: biaya pokok yang dibutuhkan Perseroan untuk proses konstruksi gedung dan bangunan, pembangunan infrastruktur jalan, produksi aspal hot mix dan produksi beton readymix, serta gaji dan tunjangan karyawan.
Sementara dana hasil IPO ACRO rencananya dialokasikan sekitar 30% miliar untuk pembelian mesin produksi. Kemudian sekitar 10% akan digunakan untuk membayar pinjaman dolar AS dari PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk.
Sekitar 15% dana IPO untuk sewa gedung dan kantor di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta pembelian kendaraan operasional.
Sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, termasuk pembelian kebutuhan bahan baku dan membiayai kegiatan operasional seperti biaya marketing, biaya SDM, biaya promosi, biaya desain kemasan, biaya perbaikan, pemeliharaan mesin dan bangunan, serta biaya overhead pabrik.
Sebagai catatan emiten ini bergerak dalam bidang industri dan perdagangan yang memproduksi berbagai macam produk berupa perekat Hook dan Loop/Magic Tape atau Pita Pengait rekat dan webbing tap.
