Dipimpin ACRO, Enam Saham Ini Sukses Cetak ARA saat IHSG Terkoreksi
JAKARTA, investortrust.id – Enam saham berikut berhasil melesat hingga mencatatkan auto reject atas (ARA), meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/1/2024), berbalik terkoreksi 7,34 poin (0,10%) menjadi 7.219,96.
Enam saham dengan penguatan paling pesat tersebut dimotori penguatan hingga ARA saham PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) naik Rp 37 (34,26%) menjadi Rp 145 dan saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) menguat Rp 470 (24,61%) menjadi Rp 2.380.
Baca Juga
Gara-gara Saham Emiten Prajogo Pangestu, IHSG Berbalik Koreksi
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik Rp 130 (24,76%) menjadi Rp 655, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) naik Rp 70 (24,65%) menjadi Rp 354, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) menguat Rp 58 (24,58%) menjadi Rp 294, dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) melambung Rp 145 (24,37%) menjadi Rp 740.
Terkait koreksi indeks hari ini dipicu atas pelemahan saham-saham emiten Prajogo Pangestu. Di antaranya, saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 625 (11,01%) menjadi Rp 5.050, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melemah Rp 290 (7,25%) menjadi Rp 3.710, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) anjlok Rp 55 (4,93%) menjadi Rp 1.060.
Baca Juga
Pemicu utama pelemahan indeks datang dari saham sektor consumer non primer dengan penurunan 0,75%, saham sektor material dasar 0,56%, sektor infrastruktur 0,27%, dan saham sektor energi 0,36%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 1,29%, sektor keuangan 0,91%, sektor properti 0,40%, sektor consumer primer 0,87%, dan saham sektor teknologi 0,27%.

