Top Broker Sepekan, Ada UBS, Mansek dan JP Morgan Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id – PT UBS Sekuritas Indonesia (AK), PT Mandiri Sekuritas atau Mansek (CC) dan PT J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK), memposisikan diri sebagai broker dengan nilai transaksi paling jumbo sepekan terakhir, periode 12 Februari 2024 hingga 16 Februari 2024.
Menghimpun transaksi saham sebesar Rp 14,06 triliun, membawa UBS Sekuritas sebagai broker paling aktif sepekan, sementara frekuensinya tercatat 450,14 juta dengan volume perdagangan sebanyak 5,40 miliar.
PT Mandiri Sekuritas (Mansek) harus puas diposisi kedua nilai transaksi sepekan terakhir sebesar Rp 9,87 triliun. Frekuensi transaksi yang dilakukan oleh broker dengan kode CC tersebut sebesar 695,30 juta dengan volume saham 11,17 miliar.
Baca Juga
Posisi ketiga milik JP Morgan Sekuritas Indonesia dengan menghimpun nilai transaksi Rp 8,35 triliun, dengan frekuensi sebanyak 269,54 juta saham dan volume sabesar 4,09 miliar lembar saham.
Broker asal negeri jiran PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) dan PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU) diposisi keempat dan kelima.
ZP mencatat nilai transaksi Rp 8,29 triliun dengan frekuensi yang dihimpun sebanyak 315,32 juta kali, serta volume 6,58 miliar saham.
Baca Juga
Bursa Kawasan Dibuka Menguat, Samuel Sekuritas: IHSG Bisa Rebound
Broker YU mencatat nilai transaksi sebesar Rp 6,8 triliun, dengan frekuensi sebanyak 205,60 juta saham dan volume perdagangan 5,44 miliar saham.
Dibawahnya merupakan broker asal Korea Selatan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) yang mencatat nilai transaksi 5,13 triliun, dengan frekuensi 1,04 miliar kali transaksi dan volume 12,95 miliar saham.
Kali ini broker PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) berada di peringkat 7 dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,53 triliun, frekuensinya sebesar 94,55 miliar dan volume perdagangan 1,69 miliar lembar saham.
PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX) ditempat 8 dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,92 triliun, dengan frekuensi sebanyak 50,91 juta saham dan volume perdagangan sebanyak 882 juta.
Posisi kesembilan dan kesepuluh, diduduki broker lokal yaitu PT Indo Premier Sekuritas (PD) dan PT Verdhana Sekuritas Indonesia (BB). Keduanya menghimpun transaksi masing-masing senilai Rp 3,72 triliun dan Rp 3,33 triliun.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas transaksi tampak semarak seiring euphoria pelaku pasar mengapresiasi Pemilihan umum (Pemilu) yang berlangsung sukses dengan kemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sebagaimana perhitungan cepat sejumlah lembaga survei.
Aksi beli masif pelaku pasar tercermin dari kenaikan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar 37,79%, menjadi Rp 13,82 triliun dari Rp 10,03 triliun pada sepekan yang lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, mayoritas data perdagangan ditutup positif sepekan terakhir. Bukan hanya RNTH, peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham sebesar 25,37% menjadi 1.294.615 kali transaksi dari 1.032.639 kali transaksi pada sepekan lalu.
Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 1,39%, dengan ditutup di level 7.335,545 dari 7.235,152 pada penutupan pekan lalu.
“Kapitalisasi pasar sepekan ini juga mengalami peningkatan sebesar 1,06%, menjadi Rp 11.603,01 triliun dari Rp 11.481,43 triliun pada sepekan sebelumnya,’’ urai dia dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (17/02/2024).
Dari sejumlah indikator perdagangan, hanya rata-rata volume transaksi harian saham yang mengalami penurunan sebesar 16,22% menjadi 17,72 miliar lembar saham, dari 21,15 miliar lembar saham pada sepekan lalu.

