Bookbuilding IPO, Penyedia Jasa Migas Kian Santang (RGAS) Bidik Dana Rp 40,77 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan penyedia jasa minyak dan gas (migas), PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), dengan menawarkan 334,20 juta lembar saham biasa atas nama dengan harga nilai nominasl saham Rp 40.
Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 22,90% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham.
Perseroan sedang menggelar masa penawaran awal saham (bookbuilding) dengan rentgang harga sebesar Rp115 hingga Rp122 setiap saham. Periode bookbuilding berlangsung hingga tanggal 18 Oktober 2023.
Dengan harga penawaran saham maksimal dari rentang harga bookbuilding, melalui aksi korporasi ini, RGAS berpotensi meraup dana sebesar Rp40,77 miliar.
Bersamaan dengan momentum IPO, Perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 200,52 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebanyak 17,82% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan.
Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. Setiap pemegang 5 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 3 Waran Seri I d imana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.
Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melaksanakan setiap 1 Waran Seri I yang dimiliki menjadi 1 saham baru Perseroan dengan nilai nominal Rp40, yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel dengan Harga Pelaksanaan Rp210 yang dapat dilakukan setelah 6 bulan sejak tanggal Waran Seri I diterbitkan, sampai dengan 1 Hari Kerja sebelum ulang tahun ke-1 Pencatatan Waran yang berlaku mulai tanggal 7 Mei 2024 sampai dengan 6 November 2024.
Pemegang Waran Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak dividen selama Waran Seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Masa berlaku Waran Seri I tidak dapat diperpanjang lagi.
Adapun total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp42,11 miliar.
Berdasarkan prospectus yang diterbitkan, penggunaan dana hasil IPO rencananya dialokasikan, terdiri dari: sekitar Rp14,68 miliar untuk pembelian 99% saham PT Kian Santang dan setoran modal untuk modal kerja PT Kian Santang.
Kemudian sekitar Rp6,31 miliar akan digunakan Perseroan untuk pembelian 99% saham PT Karya Instrumindo Simpati dan setoran modal untuk PT Karya Instrumindo Simpati, sekitar Rp9,63 miliar akan digunakan untuk akuisisi merk Ergas dan Kians.
Selanjutnya sekitar Rp7,63 miliar akan digunakan Perseroan untuk akuisisi merk Ergas, dan sekitar Rp2 miliar akan digunakan untuk akuisisi merk Kians yang dimiliki oleh PT Ergas Kians Ikonig.
Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan yaitu untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari.

