2023 Berjalan, BEI Catat Emisi Obligasi dan Sukuk Rp 113,29 Triliun
JAKARTA, investortrust.id –Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencatatkan obligasi dan sukuk senilai Rp 113,29 triliun sepanjang 2023 berjalan atau terjadi penambahan senilai Rp 2,84 triliun dalam sepekan.
Tambahan tersebut menjadikan total obligasi dan suku yang tercatat di BEI hingga kini mencapai Rp 458,22 triliun dan US$ 72,98 juta. Surat utang tersebut berasal dari 127 emiten dengan total 539 emisi.
Baca Juga
Salip-salipan Berlanjut, Market Cap BBRI Kali Ini Peringkat Dua
Pjs Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, pencatatan obligasi senilai Rp 113,29 triliun tahun berjalan berasal dari 104 emisi dari 56 emiten. “Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 539 emisi dari 127 emiten dengan outstanding Rp 458,22 triliun dan US$ 72,987 juta,” ujarnya dalam penjelasan resminya di BEI, kemarin.
Terkait obligasi baru yang dicatatkan pekan ini, BEI mengungkap, berasal dari pencatatan tiga obligasi dan satu sukuk, yakni Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023, Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023, dan Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023.
Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023 dicatatkan di BEI, Rabu (22/11), dengan nilai Rp 1,188 triliun, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023 dengan nilai Rp 395,29 miliar, dan obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 senilai US$ 3,93 juta. Ketiga emisi Indah Kiat Pulp tersebut menunjuk wali amanat PT Bank KB Bukopin Tbk.
Baca Juga
Kemudian, obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) senilai Rp 157,82 miliar. Obligasi ini dengan peringkat idA (Single A) dari Pefindo tersebut diterbitkan dengan menunjuk wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
BEI juga mencatatkan sebanyak 191 seri Surat Berharga Negara (SBN) dengan nilai Rp 5.536,74 triliun dan US$ 486,11 juta hingga kni. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi dengan total Rp 2,84 triliun.

