Mitratel (MTEL) Gelar PUB Obligasi dan Sukuk, Total Emisi Tahap Awal Rp 500 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel akan menggelar Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan (PUB) I Dayamitra Telekomunikasi dan Sukuk Berkelanjutan I Dayamitra Telekomunikasi dengan target total dana Rp 3 triliun.
PUB I Mitratel membidik dana Rp 2,5 triliun dan Sukuk berkelanjutan I Mitratel dengan total target Rp 500 miliar. PUB I Mitratel dan Sukuk Berkelanjutan I Mitratel akan ditawarkan dalam beberapa tahap. Penerbitan tahap awal, yaitu PUB I Mitratel tahap I ditawarkan Rp 400 miliar dan Sukuk Berkelanjutan Ijarah I Mitratel tahap I dengan target dana Rp 100 miliar.
Baca Juga
Seiring Performa dan Potensi Kuat, Valuasi Saham Mitratel (MTEL) Menarik!
Obligasi dan sukuk Ijarah tahap awal akan diterbitkan dengan tenor 370 hari kelender sejak tanggal emisi. “Bunga obligasi dan cicilan imbalan Ijarah dibayarkan setiap triwulan dengan pembayaran pertama pada 4 Oktober 2024. Sedangkan bunga Obligasi dan Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus pelunasan dibayarkan pada 14 Juli 2025,” tulis manajemen MTEL, dalam prospektus yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.
Lewat skema ijarah ini, manajemen MTEL menyebutkan, perseroan akan mengalihkan hak manfaat atas objek ijarah, yakni menara telekomunikasi senilai Rp 100 miliar kepada wali amanat selaku wakil pemegang sukuk ijarah untuk menerima pengalihan hak manfaat atas objek itu. Perseroan juga telah menunjuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai wali amanat.
Baca Juga
Seiring Performa dan Potensi Kuat, Valuasi Saham Mitratel (MTEL) Menarik!
Manajemen MTEL menyebutkan bahwa obligasi maupun Sukuk Ijarah Mitratel tahap I ini sudah mendapatkan pemeringkatan dari PT Pemeringkat EfekIndonesia (Pefindo) masing-masing idAAA (tripple A) untuk obligasi dan idAAA Sy (Tripple A Syariah) untuk sukuk. Sedangkan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk Ijarah adalah PT BCA Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas (terafiliasi), PT DBSVckers Sekuritas Indonesia, dan PT Indo Premier Sekuritas.
Adapun masa penawaran awal obligasi dan sukuk tahap I Mitratel akan dilaksanakan pada 19-25 Juni 2024. Masa penawaran umum obligasi diperkirakan pada 2 Juli dan penjatahan 3 Juli. Perkiraan tanggal distribusi obligasi dan Sukuk Ijarah pada 4 Juli dan perkiraan pencatatan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2024.
Refinancing Utang
Manajemen MTEL menyebutkan bahwa seluruh dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan dan sukuk ijarah berkelanjutan tahap I akan digunakan untuk pelunasan pinjaman.
Manajemen Mitratel (MTEL) menyebutkan bahwa perseroan tetap fokus pada bisnis menara telekomunikasi beserta ekosistemnya, termasuk fiber optic dan untuk mobile infrastructure. Hingga kuartal I-2024, Mitratel mencatatkan kenaikan laba bersih sebanyak 4% menjadi Rp 521 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 501 miliar.
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Tumbuh Solid, Tiga Sekuritas Ini Pertahankan Rekomendasi ‘Buy’
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan sebesar 7,3% menjadi Rp 2,21 triliun hingga Maret 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 2,06 triliun. Penyumbang terbesar pendapatan masih berasal dari bisnis sewa menara (tower leasing) mencapai Rp 1,83triliun atau berkontribusi 83%. Nilainya naik 5,4% dari kuartal I-2023 sebesar Rp 1,74 triliun.
Pertumbuhan pendapatan perseroan juga dikontribusikan lompatan pendapatan dari bisnis serat optik (fiber optic) hingga 149% menjadi Rp 85miliar, dibandingkan hingga Maret 2022 senilai Rp 34 miliar.
Grafik Saham MTEL

