Bitcoin Kurang Bergairah Jelang Halving, Ketegangan Iran-Israel Jadi Pemicu
JAKARTA, investortrust.id - Menjelang momen halving yang diperkirakan terjadi besok (20/4/2024), harga Bitcoin kurang bergairah. Mengutip coinmarketcap.com, harga Bitcoin yang diperdagangkan pagi ini (19/4/2024) sempat menyentuh angka US$ 60.224 atau turun 1,12% dalam 24 jam terakhir.
“Penurunan Bitcoin ini terjadi bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, utamanya meningkatnya ketegangan konflik Iran-Israel,” ujar Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, dalam keterangan resmi, Kamis (18/4/2024).
Aset kripto terbesar di dunia ini, lanjutnya, bahkan sempat menurun ke level US$ 61.309 pada Kamis kemarin (18/4/2024). Alhasil, Bitcoin telah anjlok lebih dari 13% dalam tujuh hari terakhir dan lebih dari 10% dalam satu bulan terakhir.
Di sisi lain, faktor lainnya yang membuat penurunan harga Bitcoin ialah keyakinan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) yang tidak akan menurunkan suku bunganya secara terburu-buru di tahun ini.
Baca Juga
Ini Sejarah Halving Bitcoin 2012–2024, Masih Ada 28 Halving Lagi
“Selain itu, investor di pasar kripto tengah menantikan halving. Secara tren, halving ini akan meningkatkan harga, namun dengan harga Bitcoin yang baru-baru ini mencapai titik tertinggi dalam sejarah, keraguan muncul,” kata Fyqieh.
Ia mengungkapkan, halving juga diperkirakan akan meningkatkan harga Bitcoin dalam jangka panjang, namun menjelang itu Bitcoin akan semakin berfluktuasi dan kemungkinan akan terus mengalami penurunan.

