Hingga September, Laba Astra International (ASII) Tumbuh Jadi Rp 25,69 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 10,11% menjadi Rp 25,69 triliun sampai September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 23,33 triliun.
Kenaikan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham ASII naik dari Rp 576 menjadi Rp 635 per saham.
Baca Juga
Astra International (ASII), Raja Mobil Hibrida yang Difavoritkan Analis
Astra (ASII) melalui publikasi laporan keuangan, Selasa (31/10/2023), menyebutkan kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 221,35 triliun menjadi Rp 240,91 triliun.
Laba bruto juga meningkat dari Rp 51,27 triliun menjadi Rp 53,58 triliun sampai kuartal III-2023. Sedangkan biaya keuangan naik dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 2,06 triliun.
Baca Juga
Penjualan Otomotif Diprediksi Lampaui Target, Saham Astra (ASII) Pilihan Teratas
Perseroan juga mencatatkan penurunan nilai wajar investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Medikaloka Hermina Tbk (MIKA) mencapai Rp 378 miliar hingga September 2023, dibandingkan keuntungan investasi tahun lalu senilai Rp 1,08 triliun.
Pertumbuhan tersebut menjadikan laba periode berjalan perseroan meningkat dari Rp 32,01 triliun menjadi Rp 33,57 triliun.

