Gelontorkan Rp 127 Miliar, Investor Individu Ini Borong Saham Metland (MTLA)
JAKARTA, investortrust.id – Saham properti PT Metropolitan Land Tbk atau Metland (MTLA) tampaknya punya daya tarik besar bagi seorang Magnus Jaya. Individu ini baru saja memborong sebanyak 264.943.965 lembar saham MTLA.
Magnus yang menyebut dirinya beralamat di Jalan Halimun No.5 Malabar, Lengkong, Bandung Jawa Barat ini menyampaikan bahwa, pembelian saham tersebut dilakukan pada harga Rp 480 per unit.
Dengan begitu dia merogoh kocek setidaknya sebesar Rp 127,17 miliar. Magnus sekaligus mencatatkan diri sebagai pemegang saham MTLA dengan kepemilikan 7,05% dari seluruh saham MTLA.
Berdasarkan surat yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah saham yang saat ini dimilikinya mencapai 539,90 juta lembar dari sebelumnya 274,96 juta saham (3,59%).
Transaksi ini dilakukan Magnus pada tanggal 27 Desember 2023 untuk tujuan investasi.
Baca Juga
Butuh Modal Kerja, Bank IBK (AGRS) Siap Rights Issue 11,71 Miliar Saham
Saat ini, Jumat (5/1/2024), harga saham MTLA diperdagangkan pada harga Rp 420 per saham atau tidak mengalami perubahan harga dari perdagangan sehari sebelumnya. Namun dibanding harga pembelian Magnus, harga tersebut tercatat lebih rendah.
Berdasarkan data BEI, pemegang saham pengendali MTLA tercatat adalah PT Metropolitan Persada Internasional sebanyak 2,87 miliar atau 37,52%. PT Ciputra Nusantara memegang 15% atau 1,15 miliar saham.
Pemegang saham di atas 5% tercatat nama PT Yulie Sekuritas Indonesia sebanyak 472,19 juta lembar atau 6,16%, kemudian afiliasi pengendali sebanyak 1,26 miliar lembar atau 16,48%.
Sedangkan saham publik tercatat sebanyak 1,65 miliar lembar saham atau 21,62% dari total modal disetor dan ditemptkan penuh Perseroan.
Baca Juga
Sebelumnya, Manajemen MTLA menyampaikan kinerja kuartal III-2023 dengan laba bersih sebesar Rp 301 miliar atau naik 12% dibandingkan periode yang sama sebesar Rp269 miliar.
Pendapatan usaha MTLA pada kuartal III-2023 sebesar Rp 1,284 triliun atau tumbuh sebesar 29% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp 995 miliar.
Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Olivia Surodjo, mengatakan Laba Perseroan meningkat ditopang oleh peningkatan pendapatan dari penjualan properti di unit usaha residensial yang naik hingga 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan pendapatan berulang yang naik 16% dari tahun sebelumnya.
Metland Cibitung, Metland Cileungsi dan Metland Cyber Puri memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan penjualan Perseroan.
“Penjualan rumah tapak masih cukup baik dan isu politik masih dalam situasi yang menurut kami kondusif,” tambah Olivia.
Sementara pendapatan berulang Perseroan didorong oleh Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan dan Hotel Horison Ultima Bekasi.
Kontribusi masing-masing bidang usaha MTLA terhadap total pendapatan adalah 71% dari penjualan dan 29% dari pusat perbelanjaan, hotel, pusat rekreasi dan pendapatan lain-lain.
Selain itu, tercatat nilai aset Perseroan pada akhir kuartal III tahun 2023 senilai Rp6,9 triliun dan ekuitas Perseroan Rp 5,04 triliun.
Pendapatan Perseroan versi marketing sales hingga Oktober 2023 sebesar Rp 1,3 triliun atau 73% dari target tahun 2023.
“Kami menyambut baik kebijakan Pemerintah untuk kembali memberikan insentif PPN DTP. Masyarakat yang sudah siap secara finansial dapat langsung memanfaatkan program ini untuk melakukan pembelian dan tidak menunda-nunda, sehingga diharapkan dapat mengejar target sales hingga akhir tahun,” jelas Olivia
