Praktisi Saham Ungkap Pentinya Analisis Sideways agar Tetap Cuan
JAKARTA, investortrust.id - Founder Galerisaham.com, Rio Rizaldi menyebut harga saham yang mengalami sideways bisa jadi memiliki makna penting dalam manajemen portofolio.
“Harga saham yang sideways, atau flat, bisa menunjukkan sesuatu yang penting sedang terjadi,” kata Rio, dalam diskusi Technical Analysis dalam Portfolio Management, yang digelar daring, Sabtu (11/11/2023).
Menurut Rio, harga dalam kondisi sideways terjadi ketika orang-orang menjual saham karena mengambil untung (profit taking) atau memotong rugi (cut loss). Tetapi, muncul pertanyaan mengenai harga sahamnya.
“Pertanyaan pentingnya kenapa harga saham itu nggak turun?” tanya dia.Rio lalu memberi contoh saham emiten berkode GGRM. Saat terjadi penjualan besar, harganya tetap datar.
Kondisi ini mengindikasikan ada pemain saham yang menampungnya. “Logikanya ada orang yang beli. Bisa jadi orang, institusi, atau apapun itu,” ujar dia.
Baca Juga
Wajib Tahu! Ini 10 Saham Sektor Keuangan dengan Valuasi Termurah dan Termahal
Sementara itu, Founder Indonesia Investment Education Rita Efendy, menanyakan kaitan volume perdagangan saham dalam konteks analis tren sideways satu saham. “Volume penting diperhatikan nggak sih?” tanya Rita.
Dalam perspektif Rio, volume tidak terlalu menjadi perhatian saat menganalisis sideways. Alasannya, volume yang makin tipis justru mengindikasikan kenaikan harga.
“Volume itu yang ideal adalah setiap hari ada transaksi dan setiap hari ketinggiannya acak,” kata Rio.Volume yang mengecil, kata dia, justru mengindikasikan kondisi lain. Trader yang semakin sedikit.
Rio mengatakan, kebanyakan trader itu buy on support sell on resistance dan buy low sell high. “Kalau sudah mulai rally mereka coba breakout or buy, tapi somehow mereka akan balik ke basic, beli yang di bawah dan ujungnya antri,” ujar dia. (CR-7)
Baca Juga

