Didorong Masukan Pelaku Pasar, BEI Berencana Buka Kembali Kode Broker Saham
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana untuk membuka kembali kode broker pada perdagangan saham. Hal ini didasarkan masukan dari para pelaku pasar.
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, BEI menerima sejumlah masukan dari para pelaku pasar, seperti pembukaan kembali kode broker yang bertransaksi di bursa. “Ya kita coba lihat masukan dari market, terutama dari pelaku domestik,” papar Iman di Gedung BEI, Kamis (22/02/2024).
Lebih lanjut, Iman menegaskan bahwa BEI belum memastikan kapan kebijakan ini akan kembali berlangsung. Saat ini, kode broker baru dimunculkan usai sesi kedua perdagangan saham.
Baca Juga
“Mungkin edukasi kita bertahap dengan membuka kode broker per akhir sesi. Satu sesi, kalau sekarang kan di akhir sesi kedua, baru dibuka. Mungkin sesi pertama kita lihat mungkin untuk sesi kedua,” tambahnya.
Iman menjelaskan bahwa bursa menutup kode broker saham, karena ingin melindungi pasar dari perilaku ikut-ikutan atau menjadi follower. Hal itu dianggap tidak sehat.
“Mungkin itu yang kita akan lakukan. Ya educate juga lah. Kalau nggak kita di cornering. Saat dulu zaman di sekuritas juga begitu. Saya cuma kerjanya melihat transaksi, si A beli, ya iktu beli. Ya jadi follower. Tapi akhirnya kan nggak sehat juga,” jelas Iman.
Sebagai informasi, BEI menutup kode broker saat jam perdagangan sejak 6 Desember 2021. Pada kesempatan lain, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy juga telah membuka signal kemungkinan pembukaan kembali kode broker setelah jam perdagangan.
“Makanya nanti dilihat. Tetapi ya kemungkinan besar sih tidak akan real time. Mungkin dikaji itu apakah perlu memberikan data tambahan, misalnya sesi satu kami keluarin data seperti di sesi akhir. Tapi untuk tanggal sesi satu,” jelas Irvan
Baca Juga
Asyiiik..! Pembukaan Kembali Kode Broker Saham Bakal Untungkan Investor Ritel
Di sisi lain, OJK telah menegaskan akan tetap tutup kode broker saham sepanjang jam perdagangan saham di BEI atau real-time. OJK lebih memilih untuk fokus mendorong literasi keuangan melalui berbagai edukasi di pasar modal.
“Menghapus kode broker dengan tujuan jangan sampai ada follower-follower yang salah, mengikuti saja sekuritas ini atau apa, broker asing segala macam,” tutur Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Indonesia, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi ditemui usai Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI, Selasa (2/1/2024).

